Rafael Leao Harus Bertransformasi dari Pemain yang Menawan Menjadi Pemain yang Mematikan

Performa yang belum stabil memunculkan satu pertanyaan besar: kapan Leao akan benar-benar berubah dari pemain yang menawan menjadi pemain yang mematikan?

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 15:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Saatnya Jatuh Cinta pada “Leao yang Baru”

Kemarahan kecil Allegri saat menarik Leao keluar di pertandingan itu menggambarkan situasi sebenarnya. “Komentar Max saat Leao bersiap untuk diganti sangat berarti: ‘Rafa, jangan buat aku kesal.’ Di situ terlihat bahwa Leao tidak menahan diri; dia terlibat dalam permainan, bahkan menunjukkan semangat, dan sempat melakukan tembakan dari tengah lapangan yang ajaib,” tulis Ordine.

Allegri tahu potensi besar yang dimiliki anak asuhnya. Ia sering mengingatkan dalam latihan: “Rafa, tendang lebih keras.” Itu bukan sekadar perintah teknis, melainkan dorongan untuk menumbuhkan naluri pembunuh di depan gawang. Selama ini, Leao lebih dikenal karena keindahan geraknya—dribel yang memukau, sentuhan yang halus, dan gaya bermain yang estetis. Namun, Milan kini menuntut sesuatu yang lebih konkret: gol.

Leao sedang belajar mencintai versinya yang baru—lebih dingin, lebih tajam, dan lebih berbahaya. Ketika ia akhirnya bisa menyalurkan bakat seninya menjadi naluri mematikan di depan gawang, bukan tak mungkin publik akan menyaksikan kelahiran Leao yang sesungguhnya: pemain yang tak hanya bermain dengan indah, tapi hidup dari obsesinya mencetak gol.

Sumber: Corriere dello Sport, Sempre Milan

Klasemen Serie A/Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan