- Kisah horor viral "Putri Jangan Gentayangan Lagi" diadaptasi ke layar lebar.
- Film ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
- Disutradarai Rizal Mantovani, film ini fokus pada teror dan emosi keluarga.
Liputan6.com, Jakarta - Kisah horor viral berjudul Putri Jangan Gentayangan Lagi yang sebelumnya menggemparkan jagat maya lewat kanal YouTube Lentera Malam, kini resmi diangkat ke layar lebar. Rumah produksi MVP Pictures memastikan film ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Kisah yang awalnya hanya berupa cerita pengalaman pribadi ini menjadi salah satu konten paling dibicarakan di platform Lentera Malam. Tercatat, episode tersebut telah ditonton lebih dari 25 juta kali, menjadikannya salah satu cerita horor viral dengan jumlah penonton terbanyak yang pernah dibahas di kanal tersebut.
Cerita ini pertama kali menarik perhatian publik setelah dituturkan langsung oleh seseorang yang mengaku mengalami sendiri rangkaian kejadian mistis tersebut. Faktor inilah yang membuat kisah Mak Eli terasa berbeda dari cerita horor pada umumnya, sebab disampaikan bukan sebagai fiksi, melainkan pengalaman nyata yang diceritakan dengan detail dan emosi yang kuat.
Proses Adaptasi
Untuk memindahkan kisah tersebut dari medium podcast ke layar lebar, MVP Pictures mempercayakan kursi sutradara kepada Rizal Mantovani. Nama Rizal sendiri bukan pendatang baru di genre horor Indonesia, dan pengalaman panjangnya diharapkan mampu menghadirkan atmosfer mencekam sekaligus menyentuh dalam versi sinematik dari kisah Putri ini.
Dalam proses adaptasinya, Rizal akan membawa penonton lebih dekat dengan tiga karakter sentral, yakni Mak Eli, Alana, dan Putri. Ketiga tokoh ini menjadi pusat dari keseluruhan teror sekaligus konflik emosional yang menjadi ciri khas cerita aslinya.
Film ini disebut tidak hanya akan menonjolkan sisi teror supranatural semata. Lebih dari itu, kisah ini juga mengangkat sisi emosional sebuah keluarga yang tengah berjuang menghadapi kehilangan orang yang mereka cintai, sekaligus pertanyaan besar tentang alasan di balik kemunculan sosok yang enggan pergi tersebut.
Kesan dari Podcaster Lentera Malam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335687/original/032338200_1788024635-24534.jpg)
Salah satu podcaster Lentera Malam, Jamal, turut mengungkapkan kesannya terhadap kisah ini. Ia menyebut kisah Putri Jangan Gentayangan Lagi sebagai salah satu cerita yang paling membekas bagi tim Lentera Malam selama ini.
Menurutnya, teror dalam kisah ini memang menyeramkan, namun terdapat lapisan emosional yang membuatnya berbeda dari cerita horor viral lainnya. Di balik kemunculan sosok tersebut, tersimpan kisah sebuah keluarga yang kehilangan seseorang, sekaligus pertanyaan mengapa sosok itu belum benar-benar pergi meninggalkan dunia.
Bermula dari Lisan
Kisah yang semula hanya berupa cerita lisan ini kini bertransformasi menjadi sebuah karya sinema yang digarap dengan lebih matang, baik dari segi visual maupun narasi. MVP Pictures sendiri dikenal sebagai rumah produksi berpengalaman yang telah melahirkan banyak judul box office dan sinetron populer selama lebih dari lima dekade berkiprah di industri hiburan Tanah Air.
Putri Jangan Gentayangan Lagi mengangkat kisah Mak Eli dan keluarganya yang terus didatangi sosok Putri, anggota keluarga yang telah tiada namun enggan pergi sepenuhnya. Alih-alih sekadar meneror, kemunculan Putri menyimpan sesuatu yang belum selesai, memaksa keluarga tersebut menghadapi ketakutan sekaligus kesedihan yang belum sepenuhnya mereka relakan.Film garapan sutradara Rizal Mantovani ini akan menyapa penonton di bioskop-bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572964/original/041797700_1777876963-cek_fakta_-_cpns_kejaksaan_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335686/original/056797900_1788024634-24535.jpg)