Skuad Timnas Indonesia Baru Kumpul Lengkap 2 Hari Sebelum Lawan Arab Saudi

Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Timnas Indonesia baru bisa kumpul semua pada 6 Oktober 2025, hanya dua hari sebelum laga krusial kontra Arab Saudi. Bagaimana persiapan Garuda?

OlehThomas
Diterbitkan 04 Oktober 2025, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persiapan Awal dan Kondisi Pemain

Latihan perdana Timnas Indonesia di Jeddah telah digelar pada Jumat malam, 3 Oktober 2025, waktu setempat, dipimpin langsung oleh pelatih Patrick Kluivert. Pada sesi awal ini, 15 pemain terlihat hadir, mayoritas berasal dari BRI Super League. Dua pemain lain yang sudah bergabung adalah Ramadhan Sananta dari DPMM FC dan Ole Romeny dari Oxford United.

Kiper Nadeo Argawinata dan Ernando Ari juga terpantau ikut dalam latihan awal tersebut. Patrick Kluivert menyatakan kepuasannya dengan semangat dan performa yang ditunjukkan para pemain dalam sesi latihan pertama. Total 29 pemain dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk tambahan penjaga gawang Reza Arya Pratama dari PSM Makassar.

Beberapa pemain sempat mengalami cedera, seperti Emil Audero dan Sandy Walsh. Namun, Ole Romeny yang sebelumnya diragukan tampil karena cedera dari Piala Presiden 2025, telah pulih dan dinyatakan 95 persen fit oleh Manajer Sumardji. Maarten Paes juga sudah pulih dari cedera hamstring dan ikut berlatih. Patrick Kluivert memilih untuk tidak memanggil beberapa nama besar seperti Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Pratama Arhan, dan Asnawi Mangkualam dalam skuad kali ini.

Tantangan Waktu dan Strategi Pelatih

Waktu persiapan yang sangat mepet menjadi tantangan utama bagi Timnas Indonesia. Dengan skuad yang baru lengkap pada 6 Oktober, hanya ada dua hari efektif sebelum menghadapi Arab Saudi. Ini termasuk latihan resmi H-1 pertandingan. Kondisi ini berbeda jauh dengan persiapan tim lawan seperti Arab Saudi yang sempat mengadakan pemusatan latihan di Eropa pada Juli 2025.

Pelatih Patrick Kluivert menyadari kendala ini. "Ya, sayangnya jika saya bisa mengubah tanggal kedatangan para pemain, tentu saya akan sangat senang," ujarnya. Namun, ia tetap optimis dengan kemampuan adaptasi pemain. Strategi yang mungkin diterapkan adalah fokus pada pemulihan fisik, taktik dasar, dan membangun chemistry dalam waktu singkat.

Keterbatasan waktu ini menuntut efisiensi tinggi dalam setiap sesi latihan dan komunikasi antar pemain. Pemain diaspora yang mendominasi skuad diharapkan dapat dengan cepat menyatu dengan gaya permainan yang diinginkan Kluivert. Kekompakan tim akan menjadi kunci untuk menghadapi dua laga berat di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan