Catatan-catatan Menarik Mali U-17 vs Indonesia U-17: Dembele Cetak Gol Spektakuler

Timnas Indonesia U-17 kalah 1-2 dari Mali U-17 di final Piala Kemerdekaan 2025. Beragam catatan penting tersaji di laga ini, mulai dari gol spektakuler Seydou Dembele, sundulan Fadly Alberto, hingga aksi refleks Dafa Al Gasemi.

Diperbarui 18 Agustus 2025, 23:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sundulan kerasnya membuat skor berubah 1-2. Namun, perayaan gol Fadly justru berlangsung sederhana.

Ia hanya berjalan kembali ke tengah lapangan tanpa ekspresi berlebihan. Tatapan matanya tertuju ke bangku cadangan tim.

Nyaris Blunder, Dafa Bikin Tegang

Memasuki menit ke-67, Indonesia mencoba membangun serangan dari lini belakang. Bola berada di kaki kiper Dafa Al Gasemi.

Dafa mencoba mendistribusikan bola, namun umpannya melenceng dan berhasil direbut pemain Mali. Situasi itu langsung menciptakan bahaya.

Pemain Mali melepas tembakan lob dari luar kotak penalti. Untungnya bola melebar tipis di sisi kanan gawang Indonesia.

Bola Lepas yang Bikin Jantung Berdebar

Menjelang akhir laga di menit ke-88, Mali kembali menekan pertahanan Indonesia. Serangan mereka berasal dari sisi kiri lapangan.

Sebuah tendangan keras dilepaskan ke arah gawang. Dafa mencoba menangkap bola tersebut secara langsung.

Namun, bola sempat terlepas dan melewati sela kakinya. Beruntung Dafa cepat bereaksi dan kembali mengamankannya sebelum masuk ke gawang.

Persahabatan Dua Pelatih di Akhir Laga

Selepas peluit panjang dibunyikan, kedua tim menunjukkan sikap sportif. Para pemain Indonesia dan Mali saling berjabat tangan.

Di sisi lapangan, terlihat suasana hangat antara Nova Arianto dan Adama Diallo. Kedua pelatih ini saling menyapa dan bersalaman dengan penuh respek.

Momen itu berlanjut setelah Nova kembali berbincang akrab dengan Adama. Keakraban keduanya menutup laga final dengan nuansa positif.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan