Di Mana Mereka Sekarang? Starting XI Timnas Indonesia U-23 Saat Kalahkan Vietnam di Piala AFF U-23 2019

Untuk kali pertama, Timnas Indonesia U-23 berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand 2-1 di partai final Piala AFF U-23 2019

Diperbarui 28 Juli 2025, 23:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Firza Andika juga tetap aktif bermain dan akan memperkuat Bhayangkara FC di Liga 2 musim ini.

Lini Tengah: Konsistensi Sani Rizki dan Jalan Berliku Zola

Di lini tengah, peran sebagai gelandang bertahan diemban Luthfi Kamal. Dialah pencetak gol kemenangan atas Vietnam di semifinal. Namun, karier Luthfi tidak semulus yang diharapkan.

Setelah membela beberapa klub, terakhir ia memperkuat Bali United pada musim 2024/2025 dan memainkan 18 laga. Sayangnya, ia tidak mendapatkan perpanjangan kontrak untuk musim ini.

Sementara itu, Sani Rizki tetap konsisten dan loyal bersama Bhayangkara FC. Gelandang enerjik ini dikenal sebagai pemain dengan etos kerja tinggi, dan juga aktif sebagai anggota kepolisian. Kiprahnya di Liga Indonesia relatif stabil, meski Bhayangkara harus terdegradasi ke Liga 2.

Nama Gian Zola sempat digadang-gadang sebagai calon bintang besar saat masih membela Persib Bandung. Namun, kenyataan tak seindah ekspektasi.

Zola kesulitan bersaing di level tertinggi dan beberapa kali berpindah klub. Musim ini, dia akan berjuang bersama Barito Putera yang kini berlaga di Liga 2.

Lini Depan: Witan Masih Berjuang, Marinus dan Osvaldo Meredup

Di sektor depan, trio penyerang saat itu adalah Witan Sulaeman, Osvaldo Haay, dan Marinus Wanewar. Ketiganya sempat mencuri perhatian publik lewat permainan agresif dan penuh determinasi.

Witan bahkan sempat mencicipi kompetisi Eropa dan menjadi andalan Timnas senior. Namun, musim 2024/2025 menjadi masa sulit baginya bersama Persija Jakarta karena cedera. Kini, ia masih tercatat sebagai pemain Persija.

Marinus Wanewar menjadi top skor Indonesia di ajang tersebut dengan tiga gol. Sayangnya, kariernya di level klub tidak berjalan stabil. Cedera dan inkonsistensi membuatnya sulit berkembang. Kini, ia kembali ke tanah kelahirannya untuk membela Persipura Jayapura yang berkompetisi di Liga 2.

Osvaldo Haay adalah nama lain yang mengalami kemunduran. Pernah jadi tumpuan Persebaya dan Persija, serta menjadi idola publik lewat kecepatannya di sisi sayap. Namun, cedera berkepanjangan menghantam kariernya.

Sejak musim 2024/2025, ia tidak memiliki klub dan nasibnya di dunia sepak bola kini masih menjadi tanda tanya besar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan