Terungkap! Persija Jakarta Berencana Hanya Gunakan 9 Pemain Asing di BRI Super League 2025/2026,

Meski regulasi baru Super League 2025/2026 izinkan 11, Persija Jakarta berencana hanya gunakan 9 pemain asing. Apa alasan di balik keputusan Macan Kemayoran?

OlehThomas
Diterbitkan 17 Juli 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Persija Jakarta membuat kejutan dengan rencana hanya menggunakan sembilan pemain asing untuk mengarungi musim Super League 2025/2026 mendatang. Keputusan ini diambil meskipun regulasi terbaru dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI mengizinkan setiap klub mendaftarkan hingga 11 pemain asing. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, telah mengkonfirmasi strategi transfer ini, menunjukkan pendekatan yang berbeda dari klub lain.

Langkah ini menjadi sorotan mengingat adanya perubahan signifikan dalam kuota pemain asing di Liga 1. Regulasi baru memungkinkan delapan pemain asing bermain dalam satu pertandingan, dengan tiga pemain lainnya sebagai cadangan. Persija, yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran, tampaknya memilih jalur yang lebih konservatif dalam komposisi skuad asing mereka.

Strategi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana Persija akan memaksimalkan efisiensi skuad dan daya saing tim di kompetisi papan atas Indonesia. Dengan hanya sembilan pemain asing, mereka harus memastikan kualitas dan kedalaman tim tetap terjaga untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Strategi Transfer Persija Jakarta

Saat ini, Persija Jakarta telah memiliki lima pemain asing yang menjadi pilar tim: Gustavo Almeida, Ryo Matsumura, Carlos Eduardo, Van Basty Sousa, dan Fabio Calonego. Dengan rencana sembilan pemain asing, ini berarti Macan Kemayoran masih akan mendatangkan empat pemain asing lagi untuk melengkapi kuota yang mereka tetapkan. Proses perekrutan pemain baru ini sedang dalam tahap finalisasi.

Mohamad Prapanca mengungkapkan bahwa empat pemain asing tambahan tersebut berasal dari negara-negara kuat sepak bola seperti Argentina, Portugal, dan Brasil. Menariknya, semua nama yang akan didatangkan merupakan pemain baru yang belum pernah berkarier di Liga Indonesia. Ini menunjukkan upaya Persija untuk membawa talenta segar dan belum teruji di kancah domestik.

Meskipun sempat beredar rumor bahwa Persija akan merekrut hingga enam pemain asing tambahan, Prapanca menegaskan bahwa klub akan tetap pada rencana awal untuk memiliki total sembilan pemain asing dalam skuad. Proses administrasi untuk kedatangan para pemain baru ini sedang dikebut agar mereka dapat segera bergabung dengan tim dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Perubahan regulasi kuota pemain asing ini mendapatkan berbagai respons dari klub-klub peserta Liga 1, termasuk Persib Bandung. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyatakan bahwa Persib menghormati dan mendukung penuh setiap langkah yang diambil oleh LIB dan PSSI. Sebagai klub profesional, Persib berkomitmen untuk selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan regulasi resmi yang ditetapkan. Saat ini, Persib Bandung memiliki delapan pemain asing dalam skuadnya, termasuk Kevin Ray Mendoza, Nick Kuipers, Gustavo Franca, Tyronne del Pino, Mateo Kocijan, Gervane Kastaneer, David da Silva, dan Ciro Alves. Dengan adanya wacana penambahan kuota hingga 11 pemain asing, Persib harus menambah beberapa pemain asing lagi untuk memenuhi kuota yang ditetapkan jika mereka ingin memaksimalkan potensi regulasi baru tersebut. Pendekatan Persib yang mendukung penuh dan siap menyesuaikan diri ini kontras dengan keputusan Persija yang memilih untuk tidak memenuhi kuota maksimal. Kedua klub raksasa ini menunjukkan strategi yang berbeda dalam menanggapi regulasi baru, yang tentu akan memengaruhi komposisi dan kekuatan skuad mereka di musim depan.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan