3 Fakta Unik Lolosnya Chelsea ke Final Piala Dunia Antarklub 2025: 14 Gol dari 11 Pemain Berbeda

Chelsea mencatat sejarah baru di bawah asuhan Enzo Maresca dengan lolos ke final Piala Dunia Antarklub 2025

Diperbarui 09 Juli 2025, 10:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Debut Starter Sempurna Joao Pedro

Laga kontra Fluminense menjadi momen pembuktian bagi Joao Pedro. Setelah tampil sebagai pemain pengganti di laga sebelumnya melawan Palmeiras, penyerang 23 tahun itu mendapat kepercayaan tampil sejak menit awal.

Dan ia menjawab kepercayaan itu dengan performa luar biasa. Pedro mencetak dua gol dengan sepakan keras penuh ketajaman, sekaligus memastikan kemenangan Chelsea.

"Saya merasa seperti sedang bermimpi," ujar Pedro kepada DAZN seusai laga. "Saya tidak membayangkan debut sebagai starter akan berjalan sebaik ini. Sekarang kami harus fokus ke final."

Lebih dari sekadar mencetak gol, Pedro menunjukkan mobilitas tinggi, kecerdikan mencari ruang, serta naluri predator yang membuatnya layak jadi starter reguler ke depan.

Nkunku, Si Tertua di Tengah Barisan Muda

Saat mayoritas lawan mengandalkan pemain-pemain senior, Chelsea justru tampil dengan skuad muda dan penuh energi. Yang menarik, pemain tertua dalam starting XI Chelsea saat menghadapi Fluminense hanyalah Christopher Nkunku, yang baru berusia 27 tahun!

Bandingkan dengan Fluminense, yang diperkuat kiper 44 tahun Fabio, bek veteran Thiago Silva (40), dan penyerang German Cano (37). Bahkan Thiago Santos, bek Fluminense lainnya, kini berusia 35 tahun.

Perbedaan usia yang cukup mencolok ini terlihat jelas di atas lapangan, terutama dari sisi intensitas permainan. Chelsea bermain lebih cepat dan bertenaga, sementara Fluminense tampak kelelahan menghadapi tekanan konstan dari The Blues.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan