Viktor Gyokeres Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Mengapa Kylian Mbappe yang Raih Sepatu Emas Eropa 2024/2025?

Bagaimana mungkin Mbappe memenangkan penghargaan tersebut sementara Viktor Gyokeres mencetak lebih banyak gol?

Diperbarui 22 Juni 2025, 06:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Situasi ini menimbulkan perdebatan. Sebagian pengamat menyebut sistem koefisien memberi ketidakadilan bagi pemain di luar liga top. Namun, di sisi lain, sistem ini dianggap adil karena mempertimbangkan tingkat kesulitan liga masing-masing.

Kylian Mbappe Ukir Sejarah Baru

Terlepas dari kontroversi, Mbappe kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Gelar Sepatu Emas ini membuatnya menjadi pemain Prancis pertama yang memenanginya sejak Thierry Henry pada awal 2000-an.

Di usia 26 tahun, Mbappe masih punya banyak waktu untuk menambah koleksi gelar individu dan tim. Musim pertamanya bersama Real Madrid bisa dibilang sukses besar, dan Sepatu Emas ini hanya salah satu dari banyak pencapaian yang bisa ia raih dalam warna putih Los Blancos.

Peringkat akhir Sepatu Emas Eropa 2025:

  • Kylian Mbappe (Real Madrid) – 31 gol x 2 poin = 62 poin
  • Viktor Gyokeres (Sporting CP) – 39 gol x 1,5 poin = 58,5 poin
  • Mohamed Salah (Liverpool) – 29 gol x 2 poin = 58 poin
  • Robert Lewandowski (Barcelona) – 27 gol x 2 poin = 54 poin
  • Harry Kane (Bayern Munchen) – 26 gol x 2 poin = 52 poin

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan