Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir bisa mengerti keputusan memberhentikan Shin Tae-yong dari kursi pelatih timnas Indonesia bakal mendapat sorotan tajam dari publik Tanah Air. Namun, dia meminta publik bersikap rasional dan tidak terlalu mengelu-elukan seseorang.
"Saya tidak mencari popularitas. Kalau memang itu, saya akan dukung aja yang ada, lanjutkan. Tapi ada amanah, dititipkan semua pihak yang harus saya jaga," katanya dalam wawancara Liputan6 Sport Eksklusif Bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang dipandu Glen Joshua.
"Saya tidak mau terjebak di paradigma kultuisme kepada seseorang. Karena itu tidak fair. Coach Mochi (Satoru Mochizuki, pelatih timnas putri), coach Indra (Sjafri, pelatih timnas U-20 putra), coach Nova (pelatih timnas U-17 putra), semua punya prestasi sendiri-sendiri. Begitu pula PSSI membuat program," ungkap Erick Thohir.
Dia merujuk pada kultus individu, yakni pemujaan yang terjadi ketika seseorang menggunakan media massa, propaganda, atau metode lain untuk menciptakan figur pemimpin ideal atau pahlawan, dan sering kali melalui pujian yang berlebihan.
Erick Thohir menyebut kebijakan mencopot Shin Tae-yong sudah dipertimbangkan matang-matang, dalam usaha mewujudkan mimpi membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
"Pakai emosi itu bukan keputusan. Saya harus proper, sabar, timingnya tepat, waras. Dengan menjaga hati saya, menjaga mulut saya, menjaga pikiran saya, ya semua diperhitungkan," katanya.
Pergantian pelatih terjadi saat timnas Indonesia sedang berjuang di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Jay Idzes dan kawan-kawan sedang menempati peringkat tiga Grup C dengan raihan enam angka. Mereka hanya tertinggal dari Jepang (16 poin) dan Australia (7 poin).
Penghuni dua urutan teratas lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Sementara peringkat 3-4 bisa melanjutkan perjuangan ke fase kualifikasi selanjutnya.
"Ini sangat sulit, tapi harus diambil. Apakah ada jaminan di empat laga sisa, tentu tidak. Tapi kita usaha memperbaiki yang kurang," tandas Erick Thohir.
Timnas Indonesia Ingin Dihancurkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078902/original/097404300_1736147529-20250106-Eric_Thohir-HEL_6.jpg)
Erick Thohir juga menilai reaksi negatif menyusul pergantian pelatih sudah menjadi amunisi bagi oknum untuk menghancurkan timnas Indonesia. Maka dia meminta masyarakat bersatu.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5061064/original/056597600_1734807656-erick-thohir-shin-ta_a350165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374238/original/008561100_1759887956-Logo_Timnas_Indonesia_2025.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3467700/original/069724200_1622215425-030525400_1612965727-Latihan_Timnas_Indonesia_02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318631/original/056521200_1786116781-timnas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308794/original/060788800_1785202090-timnas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311689/original/040746800_1785419712-IMG_7987.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7963208/original/083998400_1780799713-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318069/original/011395800_1786085881-kim_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2122301/original/087884700_1524679719-16464478_688678257968825_8384587184761470976_n.jpg)