Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan, peserta program Magang Nasional tidak bisa dan tidak boleh menggantikan peran pekerja reguler. Regulasi pemagangan dibuat sangat ketat sehingga posisi peserta magang tidak dapat disetarakan dengan karyawan tetap.
Menaker memahami adanya kekhawatiran dari sejumlah pihak terkait potensi perusahaan yang mengganti pegawainya dengan tenaga magang. Padahal, pemerintah merancang program ini khusus untuk memberi pemahaman dan pengalaman dunia kerja bagi para lulusan baru (fresh graduate).
"Ada kekhawatiran, saya juga dapat masukan, 'Ini program magang nanti menggantikan pekerja.' Kita berharap yang pertama, lewat magang ini mereka bisa belajar, dan perusahaan tentu juga mendapatkan manfaat,” ujar Yassierli di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Advertisement
Yassierli kembali membantah anggapan bahwa pekerja bakal terancam digantikan peserta magang. Salah satu alasannya, durasi pemagangan dibatasi hanya enam bulan. Menurutnya, justru akan menyulitkan perusahaan jika terus-menerus mengandalkan tenaga magang.
"Ada yang bilang ke saya, 'Pak Menteri, nanti pekerja yang ada dipecat.' Magang ini kan tidak berlanjut terus, hanya 6 bulan mereka dilatih. Kalau tidak direkrut, belum tentu ada lagi penggantinya. Jadi kalau perusahaan mengandalkan magang, ada ketidakpastian. Lagipula, setiap 6 bulan sekali mereka harus mengajari orang baru lagi,” jelasnya.
Menaker kembali menekankan adanya batasan tegas bagi peserta magang di tempat kerja. "Kami melihat hal itu tidak memungkinkan. Jika perusahaan berniat menggantikan posisi pekerja yang ada, aturannya sangat ketat. Jam kerja peserta magang tidak boleh berlebihan," tutur Yassierli.
"Tidak boleh ada shift malam, tidak boleh mengerjakan pekerjaan tertentu, dan seterusnya akan kami pantau. Lewat monitoring, evaluasi, dan peninjauan lapangan, kami memastikan skema magang ini murni untuk peningkatan kompetensi," tambahnya.
41 Ribu Orang Lolos Seleksi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)
Sebelumnya, Menaker Yassierli resmi membuka pelaksanaan Magang Nasional Angkatan 2 Batch II. Sebanyak 41 ribu peserta dinyatakan lolos seleksi dan berhak mengikuti program kali ini.
Yassierli mengungkapkan, jumlah pendaftar yang masuk melalui laman resmi Kemnaker mencapai ratusan ribu orang. Namun, setelah proses verifikasi data, tersaring 41 ribu peserta yang memenuhi syarat (eligible).
"Pendaftarnya sangat banyak. Namun yang memenuhi kriteria—berdasarkan penyesuaian data lulusan satu tahun terakhir dari Kementerian Dikti Saintek—ada sekitar 350 ribu pendaftar," kata Yassierli saat Kick Off Magang Nasional Angkatan 2 Batch II di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta.
Advertisement
Total 87 Ribu Orang Sudah Bergabung
Tambahan 41 ribu peserta pada Batch II ini melengkapi jumlah peserta Batch I yang telah dimulai bulan lalu sebanyak 46 ribu orang. Dengan demikian, total peserta yang sudah terserap dalam Magang Nasional Angkatan 2 mencapai 87 ribu orang.
"Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, kami menetapkan 41 ribu peserta untuk Batch II ini. Jadi kalau ditambahkan dengan Batch I sebanyak 46 ribu, totalnya menjadi 87 ribu orang," paparnya.
Pemerintah sendiri menyiapkan total kuota hingga 150 ribu orang untuk Magang Nasional Angkatan 2. Artinya, masih tersisa sekitar 63 ribu kuota lagi yang bisa dimanfaatkan oleh para fresh graduate. Sisa kuota tersebut rencananya akan dibuka pada Batch III mendatang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355619/original/023680000_1790138067-FALSE__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356083/original/074303800_1790152592-cek_fakta_-_alat_pertanian_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355718/original/082858700_1790140478-1000451358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8418123/original/073319800_1782303468-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_16.37.56.jpeg)