Bahrain Ogah ke Jakarta untuk Ladeni Timnas Indonesia, Ini Respon PSSI

PSSI menegaskan komitmennya untuk mengadakan pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain di Jakarta pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Diperbarui 16 Oktober 2024, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Bahrain menerima perlakuan tersebut seusai laga melawan Indonesia. Dalam pertandingan tersebut, wasit Ahmed Al Kaf dari Oman dituduh tidak netral. Pada menit ke-90+11, wasit meniup peluit panjang, meskipun waktu tambahan yang seharusnya diberikan hanya enam menit. Keputusan ini memberikan kesempatan bagi tim tuan rumah untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+9.

 

Selain keputusan wasit, banyak drama yang terjadi di lapangan. Para pemain Bahrain, termasuk Mohamed Marhoon, sering kali terjatuh dan menunjukkan kesakitan. Anehnya, tindakan ini sering kali dianggap sebagai pelanggaran terhadap Timnas Indonesia oleh wasit Ahmed Al Kaf, menambah ketegangan dalam pertandingan tersebut.

 

Situasi ini memicu reaksi beragam dari publik, terutama penggemar sepak bola di Indonesia. Banyak yang mempertanyakan integritas kepemimpinan wasit dan keadilan dalam pertandingan. Kontroversi ini menjadi sorotan utama di media dan di kalangan penggemar sepak bola.

Ketidakpuasan terhadap keputusan wasit dan ancaman yang diterima oleh BFA menandai momen penting dalam sejarah sepak bola regional. Insiden ini menunjukkan betapa kompleksnya dunia sepak bola, di mana faktor di luar permainan sering kali mempengaruhi hasil dan reputasi tim.

Arahan Erick Thohir

 

Arya menyatakan bahwa keberhasilan menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2023 menjadi indikator penting bahwa Indonesia menawarkan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama bagi Bahrain. Ia menekankan bahwa kehidupan sehari-hari di Indonesia dikenal ramah dan bersahabat, mencerminkan karakter bangsa yang penuh kehangatan.

 

Menurut Arya, penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 berjalan dengan sangat baik, menunjukkan komitmen Indonesia terhadap keamanan dan kenyamanan bagi semua peserta. "Berbagai acara internasional yang diadakan di Indonesia selalu berlangsung aman dan nyaman, sehingga tidak ada alasan untuk merasa khawatir," jelasnya.

 

Arya mengungkapkan rencana Ketua PSSI Erick Thohir mengirimkan surat kepada AFC. Surat tersebut bertujuan untuk menegaskan komitmen Indonesia dalam menyediakan lingkungan yang mendukung bagi semua pihak yang terlibat dalam event internasional.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan