PON 2024 Hadirkan Harmoni Budaya dan Sportivitas yang Tak Terlupakan

Pelaksanaan PON 2024 di Aceh berjalan lancar. Banyak atlet yang senang dengan keramahan masyarakat Aceh.

OlehThomas
Diterbitkan 21 September 2024, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Ketika tiba waktu maghrib, semua warung tutup dan pemiliknya meninggalkannya begitu saja tanpa rasa khawatir. Ini hal yang tidak biasa saya temui di tempat lain,” kata Ni Kadek Ernawati dengan kagum.

Kagumi Aceh

M. Khafidz Arifin, pelatih Kempo dari Kalimantan Selatan, juga memuji keramahan masyarakat Aceh, kualitas venue, serta kuliner khas yang membuat pengalaman di Aceh tak terlupakan. "Unforgettable Aceh," katanya menggambarkan perasaan mendalam terhadap pengalaman yang ia dapatkan di sana.

Atlet Kempo peraih medali perak, Mirwan Nafil, menambahkan bahwa venue Kempo di GOR KONI Aceh sangat memukau. “Saya sampai kirim foto venue ke orang tua. Keren banget!” katanya.

Komentar positif tak henti-hentinya datang dari para atlet dan pelatih. Meski ada beberapa kekurangan yang diakui oleh Manajer Kempo NTT, Yosfen Lao, ia dengan bijak mengatakan, "Sedikit kesalahan itu wajar. Kami manusia pasti memiliki kekurangan, dan kami mohon maaf atas hal itu."

Dalam semangat perpisahan, Riska Mentari, salah satu LO, mewakili masyarakat Aceh menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama PON berlangsung.

“Kami berterima kasih kepada semua tamu yang telah berpartisipasi di acara PON XXI Aceh-Sumut. Kami menyambut kalian semua dengan hangat, dan semoga kita bisa bertemu lagi di kesempatan lain,” katanya dengan tulus.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan