Timnas Indonesia Dibungkam Irak, Erick Thohir: Harus Ada Evaluasi Serius

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong melakukan evaluasi serius usai dikalahkan Irak 0-2 pada laga Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Diperbarui 07 Juni 2024, 17:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Irak yang memiliki julukan Singa Mesopotamia mendapat peluang pertama melalui Osama Rashid. Beruntung bagi Indonesia, tendangan keras jarak jauh mendatarnya masih melenceng.

Pada 15 pertama, Timnas Indonesia mampu mengimbangi permainan Irak. Tim Garuda tidak ragu memulai serangan dari bawah dan menerapkan pressing tinggi saat Irak menguasai bola.

Dari situasi bola mati, Irak merasa sudah unggul lewat tandukan Ibrahim Bayesh. Namun, Shaun Evans menganulir karena Bayesh dianggap sudah melanggar Thom Haye terlebih dahulu.

Rafael Struick meliuk-liuk menembus pertahanan Irak. Namun, tendangannya mampu diblok Hussein Ali yang mengadang.

Bola terobosan menemukan Rafael Struick, yang langsung melakukan cut back. Sandy Walsh melepas tendangan yang mudah diantisipasi kiper Jalal Hassan. Ini adalah tendangan tepat sasaran pertama Indonesia.

Pemain Indonesia membangun serangan dengan cantik, tapi terlalu banyak melakukan umpan sehingga Irak bisa mengantisipasi.

Ada tambahan waktu dua menit di akhir babak pertama. Kedua tim coba menciptakan peluang di sisa waktu, tapi skor 0-0 tidak berubah.

Babak Kedua Timnas Indonesia vs Irak

Babak kedua dimulai. Indonesia tidak melakukan pergantian pemain. Zidane Iqbal dan Bashar Resan ditarik keluar. Posisi mereka diganti Youssef Amyn dan Ali Jasim.

Indonesia mendapat musibah di awal babak kedua. Umpan silang mengenai tangan Justin Hubner. Shaun Evans memberi penalti, yang sukses dikonversi Aymen Hussein pada menit ke-54.

Indonesia kembali mendapat masalah. Jordi Amat melanggar Youssef Amyn sedikit di luar kotak penalti. Shaun Evans menganggapnya sebagai pelanggaran serius sehingga memberi kartu merah di menit ke-59.

Shin Tae-yong bereaksi menghadapi situasi ini. Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Ivar Jenner masuk. Mereka menggantikan Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan Thom Haye.

Shaun Evans kembali menunjuk titik penalti. Kali ini Ernando Ari melanggar Ali Jasim di area terlarang. Namun, kali ini tendangan Aymen Hussein jauh melambung. Irak masih unggul 1-0.

Kedua tim mengubah komposisi pemain. Di Indonesia, Yakob Sayuri mengisi tempat Rafael Struick. Sedangkan Mohanad Ali menggantikan Aymen Hussein.

Irak dan Indonesia juga mendapat kesempatan mengubah skor. Ali Jasim lolos dari pertahanan, tapi tendangannya melambung. Di Indonesia, sontekan Ragnar Oratmangoen masih bisa dihentikan Jalal Hassan.

Irak menguasai jalan pertandingan di sisa waktu lima menit. Tenaga segar hadir melalui Manaf Younis dan Osama Rashid yang menggantikan Marko Farji dan Zaid Tahseen. 

Ernando Ari melakukan blunder dengan menguasai bola terlalu lama. Ali Jasim merebut bola dan menceploskan si kulit bundar ke gawang kosong. Irak unggul 2-0 di menit ke-87. 

Ada tambahan waktu lima menit di babak kedua. Irak tetap menguasai bola dan berusaha mencetak gol ketiga, tapi kedudukan tidak berubah. Indonesia tumbang 0-2.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan