Jorge Martin Murka Gagal Saingi Francesco Bagnaia di MotoGP Qatar, Kalah Gara-Gara Ban Butut!

Jorge Martin hanya bisa finis di posisi ke-10 di MotoGP Qatar. Sedangkan pesaingnya Francesco Bagnaia melaju mulus untuk rebut posisi dua di balapan yang berlangsung di sirkuit Losail.

Diperbarui 20 November 2023, 12:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Doha- Pembalap Pramac Ducati Jorge Martin mengalami kesialan karena gagal menyaingi pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia di MotoGP Qatar yang berlangsung di sirkuit Losail, Minggu atau Senin (20/11/2023) dini hari WIB. Dia hanya finis di posisi ke-10 sehingga makin sulit menjadi juara dunia MotoGP 2023.

Usai balapan, Jorge Martin murka karena mendapatkan ban butut Michelin. Ini terlihat saat ban belakang dia melintir ketika start sehingga membuat dia kehilangan banyak waktu.

Setelah tampil bagus di Sprint Race MotoGP Qatar dengan meraih juara dan memangkas jarak menjadi 7 poin, Martin ingin menyaingi Bagnaia lagi yang start di row yang sama. Jorge Martin start di posisi ke-6, Bagnaia di posisi kelima.

Petaka bagi Martin karena ban melintir sehingga merosot ke posisi 8. Sedangkan Francesco Bagnaia start dengan mulus dan langsung berada di posisi 1 sampai lap ke-21.

Jorge Martin awalnya terus berjuang mengejar posisi. Dia berhasil menyalip rekannya Johann Zarco di posisi ke-7 dan juga Marc Marquez di posisi 6 pada lap kelima.

Namun seiring berjalannya balapan, Jorge Martin gagal tambah kecepatan. Dia malah disalip satu per satu oleh pembalap lain sehingga finis di posisi ke-10 dan makin tertinggal dari Bagnaia dengan  jarak 21 poin di klasemen MotoGP 2023.

 

Jorge Martin Kalah Gara-Gara Ban Butut

 

Usai balapan, Jorge Martin memastikan kekalahannya gara-gara mendapatkan ban butut dari Michelin. Dia merasa tidak kalah di lintasan, tapi ban lah yang membuat dia merana sampai gelengkan kepala saat balapan.

"Tentu, saya tidak nyaman saat balapan. Anda lihat sendiri saat start, ban saya melintir parah dan Anda bisa paham apa yang terjadi. Ban belakang tak bekerja dengan baik," kata Martin seperti dikutip crash.

"Saya kecewa karena penentuan gelar juara ditentukan oleh ban buruk. Saya tak bisa membelok, saya tak bisa membuka gas, kondisinya seperti sedang hujan."

 

Jorge Martin Jaga Harapan di Valencia

 

Jorge Martin masih kesal karena merasa bisa meraih poin lebih besar di MotoGP Qatar. Meski begitu, dia jaga harapan untuk balapan di Valencia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Saya pikir dengan pengalaman saya, saya bisa minimal meraih poin malam ini, sesuatu yang tidak mudah. Sekarang kami move on dan semoga bisa meraih hasil bagus di Valencia," ujarnya.  

Halaman
Show All
Defri Saefullah, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan