Banyak Wasit Tak Lolos Seleksi, Pekerjaan Rumah PSSI Makin Berat

Seleksi wasit memberikan hasil mengejutkan, begitu juga dengan hasil riset. Pekerjaan Rumah PSSI pun semakin berat.

OlehThomas
Diperbarui 25 Juni 2023, 21:52 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Wasit menjadi salah satu masalah besar yang harus diberesin ketua umum PSSI Erick Thohir. Pekerjaan Rumah (PR) berat menanti Erick Thohir untuk membenahi kualitas para pengadil yang akan memimpin di kompetisi tertinggi di Indonesia, Liga 1 setelah kelarnya seleksi dan munculnya hasil riset soal wasit.

Seperti diketahui PSSI belum lama ini menggelar seleksi terhadap wasit-wasit yang akan bertugas di Liga 1 2023/2024. Induk sepak bola di Tanah Air itu dibantu oleh Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). Proses seleksi wasit dan asisten wasit digelar pada 15-16 Juni 2023. Ada tiga tes yang dilalui, yaitu Fitness Test FIFA Kategori 2, Video Test, dan LOTG Tes.

Seleksi awal diikuti 161 wasit, dua asisten wasit FIFA, dan satu wasit AFC Elite Referee. Dari 55 wasit Liga 1 yang ikut serta, hanya 27 yang lolos, ditambah satu wasit AFC Elite Referee. Wasit dengan peringkat 18 teratas akan memimpin Liga 1 2023/2024. Sementara sisanya bakal mengisi kuota wasit di Liga 2 musim depan.

Yang mengejutkan lima wasit top di Indonesia tak lolos seleksi seperti Iwan Sukoco, Oki Dwi Putra, Faulur Rosy, Nusur Fadilah dan Fariq Hitaba.

Kekacauan soal wasit ini semakin terlihat dari riset Football Institute. Saat merilis hasil riset data dan trend penugasan wasit Liga 1 & 2 musim kompetisi 2020 hingga 2022 serta kaitannya dengan hasil seleksi wasit 2023, ternyata banyak wasit yang tidak layak memimpin di kompetisi Liga 1 dan Liga 2, serta 58% wasit dengan penugasan tertinggi di kompetisi Liga 1 tahun 2022 tidak lolos dalam seleksi wasit 2023, dimana 49% wasit tidak lolos seleksi wasit Liga 1 hingga 18% wasit liga 1 terdegradasi ke Liga 2.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Artinya musim kompetisi 2022 dipimpin oleh wasit yang tidak kompeten dengan fakta angka-angka diatas. Hanya 13% wasit lolos seleksi liga 2, 37% degradasi ke liga 3 dan 50% tidak lolos, kemudian Liga 2 selama ini dipimpin oleh wasit yang tidak memenuhi kualifikasi sesuai angka-angka diatas," ucap founder Football Institute Budi Setiawan seperti dilansir Antara.

Halaman
Show All
Thomas, Bogi TriyadiTim Redaksi
Copy Link
Batalkan