Perbasi Fokus Pembinaan Usia Dini dan Bakal Naturalisasi Pemain Lagi di 2023

Di tahun 2023, Perbasi akan membuat Indonesia Development League untuk pemain usia 18 sampai 23 tahun. Ini demi mempersiapkan pemain muda masuk ke level profesional.

OlehThomas
Diterbitkan 05 Januari 2023, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tiga Musim

Untuk peserta IDL, Perbasi masih melakukan komunikasi dengan klub-klub. Setidaknya ada 20 klub yang didekati. Klub peserta wajib berkomitmen penuh mengikuti IDL setidaknya selama tiga musim.

"Beberapa klub sudah menyatakan komitmennya untuk ikut serta. Tapi saat ini saya belum bisa menyebutkan nama klubnya. Klub harus menyetor license fee. Besarannya masih kami bicarakan. Kami tidak ingin klub ikut cuma satu tahun terus bubar makanya kita menarik license fee untuk daftar. Kalau dia mundur sebelum tiga tahun, license fee buat kita," tutur wakil ketua Perbasi George Fernando Dendeng.

Naturalisasi

Perbasi di tahun 2023 juga berencana melakukan naturalisasi pemain lagi demi mempertahankan medali emas di SEA Games. Rencana naturalisasi dilakukan karena Marques Bolden dan Derrick Michael kemungkinan tidak bisa ikut SEA Games 2023.

Bolden sedang berkarier di G-League NBA bersama Salt Lake City Star. Sedangkan Derrick menimba ilmu di Liga Basket Mahasiswa Amerika (NCAA) bersama Grand Canyon University.

Perbasi diam-diam sudah mengajukan satu nama untuk dinaturalisasi. Namun identitas pemain tersebut masih dirahasiakan.

"Untuk nama kami rahasiakan. Kenapa point guard? Itu wilayah pelatih ya. Tak mungkin kami intervensi. Tapi kami percaya karena pelatih lebih tahu mana yang terbaik untuk tim ini dan keputusan naturalisasi ini tim lain juga lakukan. Masa kita diam saja," ungkap Sekjen Perbasi Nirmala Dewi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan