Prancis Tak Cari Pengganti Karim Benzema di Piala Dunia 2022, Bintang MU Tak Jadi ke Qatar

Bintang MU Anthony Martial harus gigit jari karena tak akan dipanggil Prancis untuk menggantikan Kartim Benzema di Piala Dunia 2022.

Diperbarui 20 November 2022, 23:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara itu, Anthony Martial telah berjuang untuk mendapatkan menit bermain di Manchester United meski Cristiano Ronaldo kurang menonjol. Cedera membuat pemain yang memiliki 30 caps bersama Prancis itu hanya bermain 293 menit bersama MU pada tujuh pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Sedangkan Moussa Diaby, sebagai pemain sayap, memiliki kecepatan yang bisa menjadi ancaman bagi lawan. Dia bisa melewati pemain bertahan lawan dengan gerakan yang cepat di sayap. Diaby memiliki delapan gol dan empat assist dalam 22 pertandingan untuk Bayer Leverkusen di seluruh kompetisi musim ini.

Opsi Lain

Kehilangan Karim Benzema tentu menjadi pukulan telak bagi Prancis. Karena, penyerang berusia 34 tahun itu tengah dalam performa bagus bersama Real Madrid.

Benzema membantu Real Madrid juara La Liga Spanyol dan memenangkan trofi Liga Champions musim 2021/23. Prestasi itu membuatnya dinobatkan sebagai pemenang Ballon d'Or tahun ini.

Meski harus kehilangan Benzema, pelatih Prancis Didier Deschamp masih memiliki beberapa opsi di lini depan. Ahli taktik yang membawa Prancis juara Piala Dunia 1998 sebagai pemain itu dapat mengandalkan Randal Kolo-Muani, Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, dan Olivier Giroud.

Keempat pemain tersebut merupakan spesialis penyerang tengah.

  

Prancis Ganti Strategi

Penampilan Prancis sepanjang tahun 2022 ini memang bisa dibilang kurang memuaskan. Mereka hanya bisa menang satu kali sepanjang UEFA Nations League.

Mereka harus menelan kekalahan dari Denmark dua kali dan sekali di tangan Kroasia. Lalu main imbang di kandang Kroasia dan Austria.

Satu-satunya kemenangan Karim Benzema cs yakni saat melawan Austria di kandang sendiri pada 22 September 2022 lalu.

Nampaknya, hasil-hasil buruk ini yang mempengaruhi Deschamps untuk kembali memikirkan strateginya di lini belakang yang total kebobolan 7 gol dalam 6 pertandingan Nations League.

"Kami harus bertahan dengan baik, bertahan lebih baik, tidak hanya mengandalkan serangan kami. Saya memilih formasi ini karena saya merasa tim bisa bermain baik di kedua sisi," jelas Deschamps.

"Sistem ini membuat harus ada perubahan dalam pemilihan pemain. Ada sembilan pemain belakang dalam skuad, kami tambah satu orang dari biasanya," imbuhnya.

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Ibrahima Konate, bek berusia 23 tahun milik Liverpool yang diboyong pada 2017 dari RB Leipzig.

Musim ini, Konate absen 14 pertandingan karena cedera. Namun, kondisinya perlahan membaik jelang digelarnya Piala Dunia. Karena itu, Deschamps tidak ragu untuk memboyongnya.

"Saat seusia dia dan bisa bermain untuk Liverpool yang baru saja menjadi juara, itu bukanlah sebuah kecelakaan," ujar Deschamps membela keputusannya memasukkan nama Konate.

Prancis Tetap Menakutkan

Perubahan yang dibuat oleh Deschamps memang bisa diprediksi karena sejumlah nama penting skuad Prancis dipastikan absen untuk bisa tampil di Qatar.

Sebut saja Paul Pogba dan juga N'golo Kante yang menjadi motor permainan penting di lini tengah Prancis. Ditambah lagi kiper AC Milan, Mike Maignan. Ketiganya belum pulih dari cederanya.

Karena itu, Prancis bakal sangat mengandalkan pemain-pemain depannya seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann dan juga superstar veteran mereka, Karim Benzema.

Bagi Benzema, panggung Piala Dunia ini akan menjadi pembuktian kalau dirinya memang pantas mendapat trofi Ballon d'Or tahun ini. Tak hanya sukses bersama Real Madrid, Benzema juga tentu ingin jadi pemain kunci Prancis.

Olivier Giroud, Ousmane Dembele dan Kingsley Coman diharapkan bisa memperlihatkan skill terbaiknya untuk mengembalikan kejayaan Prancis.

Prancis lolos ke Piala Dunia 2022 sebagai juara di fase kualifikasi dan dinilai tim yang memiliki skuad paling mengerikan.

Tim asuhan Didier Deschamps ini pasti ingin kembali berjaya di Piala Dunia, setelah pada Euro kemarin hanya mentok sampai babak 16 besar saja.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Jefry Hutabarat, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan