MotoGP Valencia: Adik Valentino Rossi Teror Fabio Quartararo

Adik Valentino Rossi, Luca Marini meremehkan peluang Fabio Quartararo dalam mengalahkan pembalap italia , Pecco Bagnaia di MotoGP Valencia.

Diperbarui 06 November 2022, 16:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta MotoGP Valencia yang berlangsung di sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (6/11/2022). Balapan ini menjadi momen yang sudah ditunggu publik Italia karena Francesco Bagnaia di ambang menjadi juara dunia MotoGP.

Italia dikenal sebagai pencetak pembalap hebat. Namun sejak 2009, tepatnya saat ada Valentino Rossi di Yamaha, Italia belum lagi menelurkan pembalap juara dunia.

Pecco Bagnaia saat ini bersaing dengan pembalap Monster Energy Yamaha dari Prancis, Fabio Quartararo. Bagnaia hanya butuh 2 poin, tapi Quartararo tampak lebih meyakinkan di sirkuit Ricardo Tormo.

Meski begitu, adik Valentino Rossi, Luca Marini meremehkan kemungkinan Quartararo menang di MotoGP Valencia. Dia menyebut Quartararo tak mungkin menang di Valencia.

Marini mengakui, pembalap Yamaha itu punya kecepatan bagus. Namun dia meyakini pembalap Yamaha itu bakal kesulitan lagi saat bertarung di balapan dengan para pembalap Ducati.

"Soal Fabio, buat saya tak mungkin dia memenangkan balapan. Bukan karena dia tak cepat. Dia bagus, kecepatannya luar biasa," kata Marini seperti dikutip crash.

"Namun sepanjang musim ini, Anda lihat, kalau dia bagus saat latihan, tapi saat balapan lebih lambat dibandingkan pembalap lain."

 

Kerja Keras

 

Marini menilai Quartararo harus kerja keras untuk mengejar pembalap lain saat disusul. Kondisi inilah yang membuat dia sulit menang.

"Dia sedikit susah payah saat ada yang menyalip dia atau ada pembalap di depan dia. Sepertinya, dia gagal dapat racing line, saya tak pernah bicara dengan dia tapi dari televisi kelihatannya seperti itu," kata Marini.

"Jadi besok saya pikir tak mungkin buat dia."

 

Lebih Mudah

 

Marini menilai Pecco lebih mudah menjadi juara dunia. Meski Bagnaia berhasil juara, tapi Pecco hanya butuh finis di posisi ke-14.

"Jauh lebih mudah untuk Pecco dalam meraih gelar juara dunia, karena dia hanya butuh bertahan sampai akhir," katanya.

Hasil Kualifikasi

Posisi-Pembalap-Asal-Tim (Motor)-Waktu-Lap-Kecepatan Maksimal

1 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP22) 1'29.621s 2/7 329k

2 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) +0.205s 7/9 326k

3 Jack Miller AUS Ducati Lenovo (GP22) +0.213s 2/7 329k

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

4 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.279s 8/9 324k 5 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.319s 2/7 329k 6 Maverick Viñales SPA Aprilia Racing (RS-GP) +0.334s 4/8 326k 7 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +0.418s 6/8 327k 8 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP22) +0.428s 6/8 331k 9 Johann Zarco FRA Pramac Ducati (GP22) +0.481s 6/7 326k 10 Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP) +0.503s 7/9 326k 11 Luca Marini ITA Mooney VR46 Ducati (GP22) +0.522s 6/8 327k 12 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.620s 4/9 326k 13 Enea Bastianini ITA Gresini Ducati (GP21) 1'30.193s 6/6 327k 14 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM (RC16) 1'30.236s 7/8 323k 15 Alex Marquez SPA LCR Honda (RC213V) 1'30.453s 6/7 324k 16 Franco Morbidelli ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 1'30.504s 8/9 323k 17 Cal Crutchlow GBR WithU Yamaha RNF (YZR-M1) 1'30.548s 7/8 323k 18 Marco Bezzecchi ITA Mooney VR46 Ducati (GP21)* 1'30.588s 6/8 326k 19 Fabio Di Giannantonio ITA Gresini Ducati (GP21)* 1'30.695s 6/8 327k 20 Remy Gardner AUS KTM Tech3 (RC16)* 1'30.804s 7/9 323k 21 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1'30.83s 8/8 321k 22 Pol Espargaro SPA Repsol Honda (RC213V) 1'30.936s 3/5 326k 23 Raul Fernandez SPA KTM Tech3 (RC16)* 1'31.676s 7/8 323k 24 Darryn Binder RSA WithU Yamaha RNF (YZR-M1)* 1'31.989s 7/8 324k

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan