Gawat, Timnas Tunisia Terancam Dicoret FIFA dari Piala Dunia 2022

Timnas Tunisia terancam dicoret dari Piala Dunia 2022, Hal itu karena Menpora Tunisia ingin membubarkan Federasi Sepak Bola Tunisia (TFT).

Diterbitkan 29 Oktober 2022, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Tunisia terancam dicoret FIFA dari Piala Dunia 2022 Qatar. Itu menyusul adanya komentar dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) negara tersebut.

Piala Dunia 2022 dijadwalkan berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember. Ini akan menjadi Piala Dunia pertama yang digelar pada musim dingin.

Sebulan jelang turnamen dimulai, Tunisa diultimatum FIFA. Jatah mereka tampil di ajang ini bisa dicoret lantaran pemerintah ikut campur dalam urusan sepa kbola.

Sebelumnya Menpora Tunisa, Kamel Deguiche sempat memberikan komentar terkait pembubaran beberapa lembaga di negaranya. Belum jelas lembaga apa saja yang bakal diberedel.

Namun, FIFA menduga bahwa salah satu lembaga yang akan dibubarkan adalah Federasi Sepak Bola Tunisia (TFT). FIFA kemudian meminta klarifikasi atas komentar sang Menpora.

FIFA sendiri sudah berkirim surat pada Pemerintah Tunisia. Isinya sempat dibocorkan oleh sebuah stasiun radio bernama Mosaique FM.

Dalam suratnya pada Menpora Tunisia, FIFA ingin kejelasan apakah pemerintah berniat mengintervensi urusan internal TFT. Mereka juga ingin tahu apakah pemerintah ingin membubarkan federasi terebut.

"Dalam hal ini, kami ingin mengingatkan Anda bahwa asosiasi anggota FIFA secara hukum berkewajiban untuk melakukan urusan mereka secara independen dan tanpa pengaruh yang tidak semestinya dari pihak ketiga," tulis FIFA dalam suratnya.

"Kegagalan untuk mematuhi kewajiban ini dapat mengakibatkan pengenaan hukuman berdasarkan undang-undang FIFA, termasuk penangguhan asosiasi terkait." sambung FIFA.

Sanksi Dicoret dari Piala Dunia

Jika FIFA kemudian merasa bahwa pemerintah Tunisia mengintervensi urusan TFT, maka Timnas Tunisia bisa kena imbasnya. Timnas bakal dilarang untuk ikut Piala Dunia 2022.

Peneliti hukum olahraga Tunisia Adnen Abid mengutarakan hal tersebut merujuk undang-undang FIFA terkait campur tangan pihak ketiga dalam federasi sepak bola nasional.

Adnen menyebutkan tentang Pasal 19 Statuta FIFA yang berkaitan dengan independensi anggota menetapkan pentingnya federasi sepa kbola nasional dalam menjalankan urusan mereka secara independen dari campur tangan pihak ketiga.

"Paragraf dua dari bab yang sama menekankan pentingnya penamaan anggota federasi dengan cara yang demokratis, terlepas dari campur tangan otoritas nasional," ucap Abid kepada The National.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tunisia memulai perjalanannya di kualifikasi Piala Dunia 2022 dari ronde kedua alias langsung bertarung di fase grup. Mereka tergabung di Grup B bersama Guinea Khatulistiwa, Zambia, serta Mauritania. Tunisia berhasil lolos ke tahap ketiga setelah memuncaki klasemen dengan torehan 13 poin dari 6 pertandingan. Youssef Msakni dan kawan-kawan lolos ke Piala Dunia 2022 setelah menyingkirkan Mali pada playoff babak ketiga kualifikasi zona Afrika. Meski bermain imbang tanpa gol di leg kedua, hasil tersebut sudah cukup untuk Tunisia melaju ke Qatar setelah pada leg pertama mampu mengalahkan Mali dengan skor 1-0 melalui gol bunuh diri Moussa Sissako. Pada turnamen di Qatar, Tunisia masuk Grup D bersama Prancis, Australia, dan Denmark.

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan