Abdullah Alsulmi Jalan Kaki dari Jeddah ke Doha untuk Dukung Arab Saudi di Piala Dunia 2022

Seorang penggemar timnas Arab Saudi, Abdullah Alsulmi berjalan kaki ke Doha untuk mendukung Arab Saudi, meski dia juga fans Argentina

Diterbitkan 29 Oktober 2022, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alsulmi sendiri memiliki pengalaman dengan perjalanan panjang di Kanada dan Australia, tempat ia dulu tinggal. Namun baginya itu tidak seberapa dibandingkan dengan kerasnya melintasi Semenanjung Arab.

Dia biasanya berangkat saat matahari terbit dan berjalan hingga pukul 10 atau 10.30, tetapi kemudian panas memaksanya untuk istirahat selama beberapa jam. Setelah itu melanjutkan perjalanan di sore hari hingga matahari terbenam.

Merekam

Sesekali ia berjalan di malam hari untuk mempertahankan tujuannya sekitar 35 kilometer per hari.

Postingan media sosialnya menangkap detail kehidupan di jalan setapak, dari yang biasa hingga yang mengancam. Saat dia hendak pergi tidur di dalam tenda, Alsulmi melihat ada kalajengking yang berada di sekitar tendanya.

Dia juga merekam percakapan dengan orang-orang Saudi yang dia temui di sepanjang jalan. Banyak di antaranya menawarkan makanan ringan dan jus untuk membuatnya terus maju.

"Ada saat-saat pasang surut. Tetapi ketika saya bertemu orang-orang dan mendengar kata-kata manis ini 'kami akan mengikuti Anda di akun Anda dan mendukung Anda' ini mendorong saya untuk menyelesaikannya," katanya.

Untuk meringankan bebannya, Alsulmi hidup dari makanan yang bisa dia beli di pom bensin, seringkali ayam dan nasi, sambil mandi dan mencuci pakaiannya di masjid.

Menginspirasi

Alsulmi terkadang juga berusaha menemukan rute terdekat. Caranya dengan sesering mungkin untuk memotong dari jalur utama dan menemukan jalur alternatif di beberapa rutenya.

Saat mengambil rute alternatif, dia mendapati pemandangan yang bervariasi. "Berjalan dari Jeddah ke Doha, setiap 100 kilometer saat mendapati pemandangan yang berbeda.

“Berjalan dari Jeddah ke Doha, setiap 100 kilometer berbeda. Maksud saya, 100 kilometer pertama ada gumuk pasir, lalu gunung, lalu datang lahan kosong, lalu pertanian,” katanya.

Alsulmi berharap dengan memposting tentang pengalamannya, ia dapat menginspirasi warga Saudi lainnya untuk mempertimbangkan trekking melalui tanah air mereka.

“Ketika saya melakukan ini, saya ingin menyampaikan kepada orang-orang bahwa hiking dan jalan kaki adalah olahraga yang indah, meskipun cuaca di Arab Saudi sulit, meskipun medannya sulit. Kita bisa melakukannya,” katanya.

“Ini adalah olahraga untuk orang-orang sederhana. Anda hanya perlu tas dan beberapa barang sederhana, dan tenda dan alam. ”

Harapannya tinggi untuk skuad Saudi yang kini telah lolos ke enam Piala Dunia tetapi maju ke babak sistem gugur hanya sekali, selama debutnya tahun 1994.

“Tahun ini kami memiliki pemain bagus. Pelatihnya adalah pelatih hebat Prancis [Herve] Renard.,” katanya. Kami berharap dan berharap bahwa tahun ini tim akan memberikan kinerja yang luar biasa.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan