Pengakuan Ronaldo Dibenci Jutaan Ibu-ibu karena Rambutnya di Piala Dunia 2002

Ronaldo mengakui bahwa banyak ibu-ibu yang membenci karena anak-anak mereka meniru gaya ambut ikoniknya d Piala Dunia 2002.

Diterbitkan 20 Oktober 2022, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Legenda Timnas Brasil Ronaldo Nazario telah meminta maaf kepada jutaan ibu di seluruh dunia atas potongan rambut ikoniknya di Piala Dunia 2002.

Ronaldo menjadi bintang pada turnamen yang berlangsung di Jepang dan Korea Selatan itu. Dia mencetak delapan gol untuk dan membawa Tim Samba menjadi juara untuk kelima kalinya.

Bagi banyak orang, hal pertama yang terlintas dalam pikiran ketika mengingat Piala Dunia 2002 adalah gaya rambut aneh Ronaldo.

Mantan striker Barcelona, ​​Inter Milan, dan Real Madrid itu mencukur rambutnya hingga botak kecuali di bagian atas dahinya yang berbentuk setengah lingkaran.

Gaya rambut itu pun menjadi tren setelah Ronaldo gemilang di Piala Dunia 20002. Dan, secara alami, anak-anak serta orang dewasa – di seluruh dunia berusaha meniru penampilan Ronaldo.

Namun, Ronaldo sadar bahwa tak semua orang menyukai gaya rambut seperti itu. Bahkan, dia mengakui bahwa banyak ibu-ibu yang membenci karena anak-anak mereka meniru gaya ambut ikoniknya.

>Hal itu diungkapkan Ronaldo di Good Morning Britain saat mempromosikan film dokumenter tentang dirinya yang berjudul 'The Phenomenon'.

Atas semua itu, Ronaldo pun meminta maaf kepada para ibu di seluruh dunia karena potongan rambutnya.

"Ibuku - dan jutaan ibu di seluruh dunia - mereka semua membenciku sampai hari ini," canda Ronaldo.

"Saya bertemu dengan beberapa orang yang putranya memiliki potongan rambut yang sama. Saya minta maaf! Saya sangat menyesal untuk itu." sambungnya.

Terinspirasi Cascao?

Potongan rambut Ronaldo konon terinspirasi oleh karakter bernama Cascao dari serial kartun Brasil Turma da Monica.

Tetapi Ronaldo telah mengungkapkan bahwa keputusannya untuk memotong rambutnya sebenarnya adalah ide spontan

“Saya mengalami cedera di kaki saya dan semua orang membicarakannya. Saya memutuskan untuk memotong rambut saya dan meninggalkan hal kecil di sana. Saya datang ke pelatihan dan semua orang melihat saya dengan rambut yang buruk," kata Ronaldo.

“Semua orang membicarakan rambut dan melupakan cedera. Saya bisa tetap lebih tenang dan santai dan fokus pada latihan saya,” ucap Ronaldo kepada ESPN pada 2018.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Meski gaya rambutnya masih terkenal hingga saat ini, Ronaldo mengaku bahwa sebenarnya ia sama sekali tidak menyukai potongan seperti itu. Namun, setidaknya fokus orang saat itu kepadanya tidak lagi dengan cedera, melainkan gaya rambut yang ikonik. "Saya tidak bangga dengan rambut itu sendiri karena itu cukup aneh. Tapi itu cara yang baik untuk mengubah topik pembicaraan," jelasnya.

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan