Tembus Final Lead Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022, Raviandi Ramadhan Ditarik ke Pelatnas?

Raviandi Ramadhan sukses menorehkan sejarah baru di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022. Ia menjadi penggawa lead pertama asal Tanah Air yang mampu menembus babak final.

Diperbarui 27 September 2022, 12:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Ternyata ketika kita keluar dari kotak yang mengungkung, ketika kita memutuskan membawa atlet-atlet yang bukan hanya dari pelatnas, hasilnya malah luar biasa,” tambah Ketum FPTI.

Ke Pelatnas

Keberhasilan Raviandi mencapai babak final tak pelak menjadi batu loncatan baru bagi perkembangan lead panjat tebing Indonesia. FPTI pun tidak menutup mata akan hal ini. Oleh karena itu, Yenny menegaskan pihaknya akan berupaya memboyong Raviandi ke pelatnas.

“Kalau sudah begini, ya harus masuk (ke pelatnas). Saya akan bicara juga dengan Kemenpora agar dia (Raviandi Ramadhan) bisa dimasukkan ke pelatnas,” kata Ketua Umum FPTI.

Yenny pun bertekad lebih sering mengirim nomor lead ke kompetisi-kompetisi internasional. Menurutnya, FPTI sementara ini tengah merencanakan agenda training di luar negeri bagi para penggawa lead Tanah Air.

“Harus, (atlet lead) harus lebih banyak dikirim. Tadinya kadang-kadang kita hanya memprioritaskan (nomor) speed saja. Sekarang, sudah unggul seperti ini, harus kita pupuk lagi, harus kita bina lagi.”

“Saya memang merencanakan akan mengirim mereka ke luar negeri untuk training. Jadi bukan cuma sekadar tanding, tetapi training agak panjat di negara Eropa atau Jepang.”

Bukan Andalan

Sebelumnya, lead memang tak menjadi andalan utama Indonesia di cabang olahraga panjat tebing. Nomor tersebut baru ditargetkan menuai hasil positif di Olimpiade Los Angeles 2028.

“Target kita terutama untuk lead dulu di Olimpiade Los Angeles 2028. Sekarang sudah ada lompatan peringkat. Jadi yang dulunya (berada di peringkat) 100-an, sekarang sudah 40-an dunia,” ujar Yenny kepada awak media pada Sabtu (24/9/2022).

Pendapat serupa juga sempat diutarakan pelatih tim panjat tebing Indonesia Triyanto Budi Santoso. Ia menilai, atlet-atlet lead Tanah Air baru akan bersinar dalam empat tahun mendatang. Mereka diproyeksikan tampil gemilang dalam Olimpiade 2028.

“Kita memang menargetkan untuk empat tahun mendatang. Jadi anak-anak ini kan usianya baru 18 tahun, 19 tahun, jadi masih diproyeksikan untuk Olimpiade 2028,” pungkas Triyanto pada Minggu (25/9/2022).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan