2 Kali Mangkir, FPTI Masih Tunggu Hak Jawab Hendra Basir

Hendra Basir menjadi terduga kasus pelecehan seksual dan kekerasan di pelatnas panjat tebing Indonesia. FPTI membentuk TPF dan menunggu hak jawab Hendra.

OlehThomas
Diterbitkan 03 April 2026, 19:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) masih menunggu hak jawab mantan pelatih nasional Hendra Basir yang menjadi terduga kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik. Sayangnya Hendra Basir sudah dua kali mangkir dari panggilan Tim Pencari Fakta (TPF).

Seperti diketahui Hendra Basir dibebastugaskan dari jabatannya pada Februari 2026 sebagai pelatih timnas panjat tebing Indonesia setelah beberapa atlet melapor kepada ketua FPTI Yenny Wahid telah menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan fisik.

FPTI kemudian juga membentuk TPF untuk menyelidiki masalah ini. TFT sudah dua kali memanggil Hendra Basir untuk mendengarkan hak jawabnya. Sayangnya Hendra selalu mangkir.

"Kalau tim pencari fakta internal FPTI tetap bekerja dan sudah melakukan pemanggilan dari terduga pelaku. Sudah dua kali dan selama itu terduga tidak datang dengan berbagi alasan," ungkap Yenny kepada wartawan saat pelepasan tim panjat tebing Indonesia menuju China di Bekasi, Jumat (3/4/2026).

FPTI masih memberikan kesempatan sekali lagi kepada Hendra Basir untuk memenuhi panggilan TPF.

"Jadi ini masih akan disurati lagi untuk ketiga kalinya karena kami ingin memberikan hak jawab kepada terduga pelaku, ya sesuai dengan mekanisme hukum kita dan aturan internal organisasi," sambung Yenny.

Sudah Tunjuk Pengacara

TPF FPTI sendiri sudah berkomunikasi dengan pengacara yang ditunjuk oleh Hendra Basir. Diharapkan pada pemanggilan ketiga bisa benar-benar hadir dan memberikan hak jawab.

"Yang bersangkutan sudah menunjuk tim pengacara, dan sudah ada komunikasi. Tapi dua kali dipanggil memang tidak memenuhi panggilan. Jadi kami ingin memberikan ini hak untuk menjawab dugaan yang telah dituduhkan kepada bersangkutan dan forumnya bisa digunakan."

Penyelidikan Kepolisian

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa Hendra Basir ini juga diselidiki kepolisian. Yenny memastikan proses di Mabes Polri dan TPF tetap berjalan.

"Kita enggak tahu nih proses mana yang lebih duluan (selesai). Apakah proses internal FPTI atau proses di eksternal, dalam hal ini penegak hukum (kepolisian), yang jelas semua tetap berjalan seiring ya," pungkas Yenny Wahid.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pengakuan Igor Matanovic Soal Gol Kroasia ke Gawang Portugal yang Dianulir Wasit

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan