Atletik: Begini Posisi Kaki yang Benar Saat Jalan Cepat

Nomor cabang atletik jalan cepat adalah kegiatan yang sering dilakukan manusia pada kehidupan sehari-hari.

Diterbitkan 20 September 2022, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Atletik dianggap sebagai cabang olahraga tertua hingga dijuluki sebagai “Mother of Sports”. Cabang olahraga ini terdiri dari jalan, lari, lompat dan lempar.

Aktivitas fisik yang dilakukan pada atletik merupakan gerakan bawaan yang sudah ada ketika manusia hidup di dunia.

Pasalnya, segala kegiatan manusia akan dilakukan dengan cara berjalan, berlari, melompat hingga melempar. Maka tak heran jika cabang olahraga satu ini dikatakan sebagai pelopor cabang olahraga terkenal lainnya, seperti sepak bola, basket, voli dan lain-lainnya.

Olahraga satu ini memiliki banyak nomor cabang atletik diantaranya, jalan cepat, lari jarak pendek, lompat jauh dan tolak peluru.

Apakah kamu tahu diantara keempat nomor cabang atletik ada kegiatan yang sering kamu terapkan? Ya, jalan cepat menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh manusia. Kegiatan ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidupmu.

Jalan cepat umumnya diadakan di stadion atau lintasan lari. Jarak umum jalan cepat berkisar dari 3.000 meter hingga 100 kilometer.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, Adapun gerakan yang dilakukan dalam nomor cabang atletik jalan cepat, yakni start, gerak tungkai, tumpuan kaki, ayunan lengan, gerak pinggul dan memasuki garis finis.

Tahukah kamu ada ketentuan dalam menumpu kaki pada jalan cepat? Saat melakukan jalan cepat kamu perlu menerapkan posisi kaki yang benar.

Salah satunya adalah saat kaki menumpu pada jalan cepat dilakukan dengan cara tumit mendarat terlebih dahulu.

Simak penjelasan lengkap prinsip dasar yang dibutuhkan pada nomor cabang atletik jalan cepat di halaman selanjutnya.

Prinsip Dasar Jalan Cepat

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, pelaksanaan perlombaan jalan cepat diawali dengan adanya pemberangkatan (start) dan diakhiri dengan melewati garis finish.

Start

Dalam jalan cepat, pejalan harus melakukan start dengan posisi badan berdiri. Posisi ini dapat memudahkan pejalan untuk menyesuaikan gerakan selanjutnya.

Prinsip Dasar Jalan Cepat

Langkah

Gerak langkah kaki dilakukan dengan cara mengangkat paha kaki yang diayunkan ke arah depan, dengan posisi lutut terlipat dan tungkai badan bergantung ke depan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ayunan dari paha ke depan tungkai bawah akan ikut terayun ke depan, sehingga lutut menjadi lurus dan menampakkan tumit terlebih dahulu untuk menyentuh tanah. Posisi Badan Dengan Ayunan dari Lengan Prinsip dasar selanjutnya dalam jalan cepat adalah posisi badan yang condong ke depan dengan ayunan lengan. Dimana, bagian siku dilipat hingga lebih kurang dari 90 derajat, barulah pejalan mulai mengayunkan lengan. Pejalan perlu memperhatikan gerakan lengan agar seirama dengan langkah kaki. Finish Dalam nomor cabang atletik jalan cepat, tak ada teknik khusus untuk finish ini. Umumnya, pejalan akan terus berjalan hingga melewati garis finish.

Halaman
Show All
Haya Aulia, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan