Atletik: Begini Posisi Kaki yang Benar Saat Jalan Cepat

Nomor cabang atletik jalan cepat adalah kegiatan yang sering dilakukan manusia pada kehidupan sehari-hari.

Diterbitkan 20 September 2022, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ayunan dari paha ke depan tungkai bawah akan ikut terayun ke depan, sehingga lutut menjadi lurus dan menampakkan tumit terlebih dahulu untuk menyentuh tanah.

Posisi Badan Dengan Ayunan dari Lengan

Prinsip dasar selanjutnya dalam jalan cepat adalah posisi badan yang condong ke depan dengan ayunan lengan.

Dimana, bagian siku dilipat hingga lebih kurang dari 90 derajat, barulah pejalan mulai mengayunkan lengan. Pejalan perlu memperhatikan gerakan lengan agar seirama dengan langkah kaki.

Finish

Dalam nomor cabang atletik jalan cepat, tak ada teknik khusus untuk finish ini. Umumnya, pejalan akan terus berjalan hingga melewati garis finish.

Induk Organisasi Atletik Indonesia

Induk organisasi atletik di Indonesia merupakan organisasi yang berperan penting dalam mengembangkan olahraga atletik di Indonesia. Induk organisasi atletik di Indonesia adalah PASI singkatan dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.

Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) didirikan pada 3 September 1958 di Jakarta.  Awal keberadaan organisasi atletik di Indonesia didirikan pada Zaman Belanda dengan nama Nederlands Indisehe Unie (NIAU).

Nama NIAU dalam Bahasa Indonesia, memiliki arti Perserikatan Atletik Hindia Belanda yang dibentuk pada tahun 1917.

Pada tanggal 3 September 1950, tokoh-tokoh atletik dari perhimpunan atletik beberapa daerah berkumpul di Semarang untuk membentuk induk organisasi atletik sebagai wadah untuk menaungi para atlet di seluruh penjuru negeri.

Berangkat dari sanalah, lahir induk organisasi atletik Indonesia yaitu Persatuan Atletik Seluruh Indonesia yang disingkat PASI.

Tujuan PASI sebagai induk organisasi atletik di Indonesia adalah untuk menaungi dan meningkatkan prestasi para atlet atletik yang ada di Indonesia.

Induk organisasi inilah yang memiliki peranan terbesar dalam berbagai macam prestasi yang telah diraih oleh atlet atletik Indonesia di ajang nasional maupun internasional.

Asal Usul Atletik

Atletik berasal dari Bahasa Yunani, yakni “Athlon atau athlum” yang memiliki arti pertandingan, perlombaan, pergulatan atau perjuangan. Sedangkan, orang yang melakukan kegiatan tersebut dinamakan “athlete” atau atlet.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII Edisi Revisi, bangsa Yunani lah yang menjadi pelopor dalam menyelenggarakan perlombaan atletik. Hal ini terbukti melalui karya pujangga Yunani Purba Bernama homerus.

Kala itu, cabang olahraga atletik dikenal dengan nama pentathlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba.

Adapun nomor cabang lari atletik  yang sudah dimulai sejak tahun 490 SM, yaitu Marathon. Nama kegiatan ini ternyata berawal dari sebuah kota kecil bernama Marathon yang berjarak 40 km dari Athena.

Jarak sepanjang itulah yang digunakan pada perlombaan Olimpiade 1889 di Athena. Namun, jarak marathon dibakukan dengan jarak 42,195 km pada tahun 1908.

Sejak itu, cabang olahraga marathon ini menjadi olahraga yang dinantikan sekaligus menjadi puncak penutupan seluruh rangkaian olahraga.

Lambat laun, olimpiade nomor atletik menjadi tambang medali yang selalu diperebutkan dan terbentuklah organisasi olahraga atletik internasional.

Pada tanggal 17 Juli 1912 saat Olimpiade ke-5 di Stockhom, Swedia, induk organisasi internasional atletik dibentuk dengan nama International Amateur Athletic Federation (IAAF).

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Haya Aulia, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan