Profil Jhonny van Beukering, Mantan Striker Timnas Indonesia yang Kini Jadi Satpam Klub Striptis

Kisah Jhonny van Beukering makin pahit, dia juga sempat terlilit utang dari 2017 hingga 2021. Alhasil selain jadi satpam, Van Beukering juga melakukan beberapa pekerjaan sekaligus.

Diterbitkan 21 Juni 2022, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kala itu, ia bermain sebanyak 63 laga dan melesakkan 20 gol untuk timnya. Atas catatan tersebut, ia kemudian direkrut oleh salah satu tim papan atas Belanda, Feyenoord pada musim 2010/11.

Setelah itu, karier Beukering tenggelam bak ditelan bumi. Dia sempat pindah ke Pelita Jaya, Dordrecht, Presikhaaf,dan MASV. Bahkan, Beukering sempat bermain di klub amatir sebelum benar-benar pensiun pada 2019 lalu.

Pemain Naturalisasi Gagal

Saat masih memperkuat Feyenoord, Beukering mendapatkan paspor Indonesia usai mengambil sumpah di akhir 2011.

Namanya tenar dan dielu-elukan oleh pecinta sepakbola nasional, mengingat statusnya sebagai pemain Liga Belanda.

Beukering masuk dalam skuad Piala AFF 2012 yang dibesut pelatih asal Sumatera Barat, Nil Maizar. Namun, bobot tubuhnya terlalu gemuk untuk ukuran pemain.

Benar saja, Beukering hanya sekali bermain untuk Timnas Indonesia dan tak memberikan dampak positif. Indonesia pun gugur di fase grup.

Melansir transfermarkt, Beukering hanya mencatatkan satu penampilan. Tak ada gol atau assist yang dibuat olehnya.

Jadi Satpam Klub Striptis

Kemerosotan karier berdampak pada finansial Beukering. Dia kesulitan untuk menghidupi kekasih dan tiga anaknya.

Bahkan ia sampai harus menjual dua rumahnya dan sementara tinggal di kediaman ibunya. Kisah Van Beukering makin pahit, dia juga sempat terlilit utang dari 2017 hingga 2021.

Kini, Van Beukering berusaha kembali bangkit dari keterpurukan dengan bekerja sebagai petugas keamanan atau satpam setiap akhir pekan di sebuah klub striptis yang berlokasi di De Nacht, Tilburg.

"Saya berdiri di sana, di gereja atau di depan masjid, memberikan paket sembako dari Food Bank. Paket sembako yang sebenarnya saya dan keluarga butuhkan sendiri, karena kami tidak punya apa-apa di rumah," ungkap Van Beukering.

Suka Nonton Payudara

Meski berada di titik terendah, Beukering mengaku senang bekerja di klub striptis. Bahkan, ia mengaku sangat menikmati profesi menjadi penjaga pintu klub striptis lantaran bisa melihat payudara wanita.

“Pekerjaan sebagai penjaga pintu di klub striptis sangat menyenangkan," tutur Van Beukering.

"Bisa melihat dada wanita berjam-jam. Siapa yang tidak menginginkannya. Sejauh ini, ini adalah klub terbaik dalam karier saya,” pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan