Sukses

Mauricio Pochettino Masih Pede Tak Akan Dipecat PSG, Ini Alasannya

Liputan6.com, Paris- Manajer Paris Saint-Germain, Mauricio Pochettino bersikeras masa depannya tetap di klub Prancis mengingat dia masih memiliki satu tahun tersisa di kontraknya saat ini. Ini terlepas dari semua spekulasi yang menghubungkan dengan akhir kontraknya.

Dilansir dari Marca, saat ini, pria berusia 50 tahun ini sedang menikmati masa liburannya di Barcelona. 

Meski tersingkir oleh Real Madrid, Pochettino tetap memimpin PSG. Pelatih berkebangsaan Argentina itu tahu ekspektasi tinggi, tetapi dengan satu tahun masih tersisa di kontraknya, fokusnya adalah memimpin klub ke dalam apa yang dia harapkan akan menjadi masa depan yang sukses.

“Ini sama seperti biasanya,” kata Pochettino dilansir dari Marca.com. “Saya memiliki satu tahun lagi tersisa di kontrak saya.” 

“Selalu banyak rumor. Saya sudah dipecat berkali-kali setiap minggu, tetapi untuk sampai ke klub seperti PSG anda harus menjadi pelatih yang hebat. Setelah berada di sana selama satu setengan tahun, saya pikir saya salah satu yang terbaik.”

“Klub seperti PSG, dengan harapan yang mereka miliki, telah menjadi pengalaman belajar yang berkelanjutan. Kami selangkah lagi meyingkirkan Real Madrid, tetapi pada akhirnya mereka pantas menang.” 

“Saya tenang dan menikmati liburan saya. Kami pelatih perlu memutuskan dan mengisi ulang sedikit. 

2 dari 3 halaman

Kylian Mbappe

Pada kesempatan yang sama, Pochettino juga memuji keputusan Kylian Mbappe untuk tetap tinggal di PSG meski dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid. 

“Anak itu benar,” kata Pochettino. “Semua orang menerima (langkah) begitu saja, karena banyak hal yang diterima begitu saja. Sang pemain mengatakan dia belum membuat keputusan.” 

“Keputusan itu dibuat minggu lalu dan dia memutuskan untuk tetap tinggal. Dia telah melakukan negosiasi selama hampir satu tahun.” 

“Selain itu, pemain baru seperti Sergio Ramos dan Lionel Messi tiba, lalu ada Covid-19, jeda internasional setiap bulan. Ada banyak hal yang harus dihadapi musim lalu.” 

“Selama tujuh bulan pertama saya, butuh waktu untuk menemukan keseimbangan yang tepat. Pertandingan melawan Real Madrid adalah saat tim mulai menemukan dirinya sendiri.” 

3 dari 3 halaman

Lionel Messi

Messi juga bergabung dengan PSG setelah menghabiskan seluruh karirnya bersama Barcelona. Pochettino mengungkapkan kepindahannya ke raksasa Prancis itu terjadi selama tiga hari. 

“Itu semua terjadi dengan cepat,” ujar Pochettino. “Dia mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan Barcelona dan, tiga hari kemudian, dia ada di sana.” 

“Benar-benar hanya butuh tiga hari. Dia memindahkan seluruh keluarga dan anak-anaknya, jadi itu bukan waktu yang mudah. Sepak bolanya berbeda, dia harus beradaptasi dengan rekan satu timnya. Tetapi rasa hormat dan kekaguman segera ada di sana mengingat betapa cepatnya dia memenangkan hati orang-orang.” 

Penulis: Jesslyn Koesman