Liputan6.com, Jakarta Aleix Espargaro meminta maaf atar blunder yang dilakukannya pada MotoGP Catalunya, Minggu (5/6/2022). Selebrasi prematur jelang garis finis membuat Espargaro harus kehilangan kesempatan untuk naik podium.
Akibat kejadian tersebut, Espargaro hanya mampu finis di urutan kelima. Sementara podium dikuasai oleh Fabio Quartararo dari Monster Yamaha, disusul Jorge Martin dan Pramac Ducati, dan Johann Zarco.
"Maaf, hanya itu yang bisa saya katakan. Mohon maaf kepada tim. Selurunya benar-benar kesalahan saya," kata Espargaro seperti dilansir dari Crash.net.Â
Espargaro bukan satu-satunya pembalap MotoGP yang pernah berada dalam posisi seperti ini. Sebelumnya pada tahun 2006, Kenny Roberts juga pernah blunder di Barcelona. Sementara pada tahun 2009, giliran Julian Simon yang melakukan kesalahan yang sama. Mereka rata-rata mengikuti pola yang sama.
Pembalap salah menilai jumlah lap tersisa karena akibat berpatokan pada menara waktu di trek lurus utama ketimbang melihat papan pit mereka atau bendera kotak-kotak. Dan dalam kasus Espargaro, paddock Aprilia menjadi yang pertama keluar dari tikungan cepat terakhir dan Espargaro sering gagal melihat papan pit. Hal ini menyebabkan dia lebih mengandalkan menara waktu untuk menghitung mundur putaran balapan.
"Orang-orang saya (dengan papan pit) menjadi yang pertama (keluar ke tikungan terakhir)," kata Espargaro. "Jadi saya tidak punya waktu melihatnya (lap tersisa di papan pit), begitu juga dengan jarak dengan Martin. Saya terus menekan jadi saya haya melihat jarak dengan Martin, +0,5, lalu saya lihat menara dan saya lihat L1. Jadi saya melakukan satu lap lagi dan saya tidak ingat kalau di sini, di Barcelona lap terakhir dihitung 0 bukan 1. Dan saya pun menurunkan gas di jalur lurus," beber pembalap tim Aprilia Racing tersebut.Â
Â
Jalannya Lomba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4043300/original/086912700_1654444585-AP22156440857804.jpg)
Balapan MotoGP yang berlangsung di Cirkuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (5/6/2022) WIB, berjalan kurang mulus. Tiga pembalap mengalami crash di tikungan pertama saat balapan baru dimulai.
Insiden itu melibatkan pembalap LCR Honda Idemitsu Takaaki Nakagami, Alex Rins dari tim Suzuki Ecstar, dan jagoan Ducati Lenovo Francesco Bagnaia. Crash diakibatkan Nakagami yang kehilangan keseimbangan sehingga motornya mengenai tunggangan Rins dan Bagnaia.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4043302/original/017438100_1654444587-AP22156442973539.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1353367/original/038857300_1474547958-Aleix_Espargar__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1318982/original/033119800_1471328975-2000px-Moto_Gp_logo.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3447923/original/099747000_1620132280-175870409_1873422259500059_2262527598384231196_n.jpg)