Kronologi Bos Chelsea, Roman Abramovich Diduga Diracun saat Ingin Damaikan Rusia-Ukraina

Simak kronologi lengkap invasi Rusia atas Ukraina yang berujung pada peracunan pemilik Chelsea Roman Abramovich dalam artikel berikut ini!

Diperbarui 29 Maret 2022, 17:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Simak kronologi lengkap konflik Rusia dan Ukraina yang berujung pada peracunan taipan Roman Abramovich pada halaman selanjutnya.

Kronologi Kejadian

24 Februari 2022: Rusia pertama kali menginvasi Ukraina. Perintah perang diberikan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Akibatnya, serangan militer atas Ukraina pun dilancarkan.

25 Februari 2022: Anggota parlemen Inggris bernama Chris Bryant menyerukan agar aset Roman Abramovich dibekukan oleh pemerintah Inggris. Bryant mengaku punya bocoran dokumen yang mengungkap soal Abramovich.

Taipan asal Rusia itu diklaim menjalin hubungan dekat dengan rezim Vladimir Putin. Ia juga disebut memberi sokongan dana pada pemerintah Rusia, sekaligus terlibat dalam praktik korupsi dan pencucian uang.

28 Februari 2022: Roman Abramovich menyerahkan pengelolaan The Blues pada orang-orang kepercayaan di Chelsea Foundation. Orang-orang tersebut selanjutnya akan berperan sebagai pengambil keputusan di klub.

3 Maret 2022: Roman Abramovich secara mengejutkan membuat pengumuman bahwa dirinya akan menjual Chelsea. Sang taipan kala itu tak menyinggung soal konflik Rusia dan Ukraina. Namun, ia mengeklaim keputusan ini merupakan pilihan terbaik bagi Chelsea.

“Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, saya selalu mengambil keputusan untuk kepentingan terbaik klub (Chelsea). Dalam situasi saat ini, saya telah memutuskan untuk menjual klub karena saya yakin ini demi kepentingan terbaik klub, para penggemar, karyawan, serta sponsor dan mitra klub,” ujar Abramovich dalam situs resmi Chelsea.

 

Selanjutnya

3–4 Maret 2022: Roman Abramovich menjadi negosiator damai antara Rusia dan Ukraina. Melansir cuitan di Twitter resmi Bellingcat yang diunggah pada Senin (28/3/2022) malam WIB, anggota delegasi menghadiri acara tersebut pada 3 sampai 4 Maret 2022.

Namun, tiga orang yang terlibat dalam upaya ini mengalami gejala yang konsisten dengan keracunan senjata kimia. Korban yang dimaksud salah satunya adalah taipan Rusia sekaligus pemilik Chelsea Roman Abramovich.

10 Maret 2022: Pemerintah Inggris secara resmi menyita aset Roman Abramovich di Chelsea. Hal ini membuat The Blues terancam jatuh miskin lantaran sumber-sumber pendanaannya ditutup. Adapun, sanksi berlaku hingga 31 Mei 2022, kecuali diperbarui atau dihapus.

28 Maret 2022: Kabar keracunan Roman Abramovich terungkap di media.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Roman Abramovich adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital.
    Roman Abramovich adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital.
    Roman Abramovich
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Rusia adalah negara terbesar di dunia yang membentang di dua benua, Eropa dan Asia, dengan sistem pemerintahan federal semi-presidensial.
    Rusia adalah negara terbesar di dunia yang membentang di dua benua, Eropa dan Asia, dengan sistem pemerintahan federal semi-presidensial.
    Rusia
  • Ukraina
  • Konflik Rusia-Ukraina