Liputan6.com, Beijing- China telah melarang penonton asing menghadiri Olimpiade Musim Dingin 2022 yang dimulai di Beijing dalam waktu kurang dari sebulan. Pada hari Senin, diumumkan bahwa sebagian besar orang China juga tidak dapat hadir.
Adanya ancaman yang berkembang dari pandemi virus Corona, panitia penyelenggara Beijing 2022 mengumumkan bahwa mereka mengakhiri penjualan tiket ke acara untuk memastikan keselamatan semua peserta dan penonton.
Akibat Wabah Virus Corona
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3794698/original/082447100_1640334332-20211224-Desa-Olimpiade-Paralimpiade-Musim-Dingin-1.jpg)
Wabah itu, sejauh ini terbatas hanya menembus upaya luar biasa untuk mengisolasi Beijing, termasuk larangan bepergian ke kota, untuk memastikan bahwa Olimpiade akan terpengaruh sesedikit mungkin.
Komite penyelenggara mengatakan mereka telah menciptakan “program adaptasi” untuk memungkinkan beberapa penonton, menujukkan bahwa kelompok-kelompok yang telah cukup diskrining dan dikarantina akan diundang untuk hadir.
Itu bisa melibatkan pekerja pemerintah, sponsor atau pejabat pemerintah, tetapi komite tidak menjelaskan kecuali untuk menjelaskan bahwa masyarakat tidak akan dapat membeli tiket yang belum mulai dijual.
Komite Olimpiade internasional kemudian merilis sebuah pernyataan yang sebagian besar Beijing.
“Penyelenggara berharap bahwa para penonton ini akan secara ketat mematuhi penanggulangan Covid-19 sebelum, selama dan setelah setiap acara sehingga dapat membantu menciptakan lingkungan yang benar-benar aman bagi para atlet,” kata pernyataan komite internasional.
Penyelenggara Telah Menyusun Protokol Kesehatan
Olimpiade Musim Dingin, yang dimulai pada 4 Februari sekarang akan berlangsung seperti yang ada di Tokyo, yang juga melarang sebagian besar penonton sebelum Olimpiade Musim Panas tahun lalu. Pihak berwenang di China yang dulu menantang untuk mengisi tempat-tempat dengan penonton, kini harus tunduk pada realitas pandemi.
Bahkan sebelum akhir penjualan tiket hari Senin, penyelenggara telah menyusun protokol kesehatan yang jauh melebihi yang ada di Tokyo. Mereka telah menciptakan sistem “loop tertutup” yang akan mengisolasi atlet, penonton, jurnalis, dan pekerja Olimpiade dalam tiga kelompok tempat di mana acara akan berlangsung.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306125/original/027820500_1784862750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T101123.644.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322150/original/091705800_1786518970-HOAX__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3917578/original/014841700_1643352919-000_9XB9LX.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1414458/original/055694900_1479886116-Beijing.jpg)