WADA Izinkan Merah Putih Berkibar Lagi, Kinerja Menpora Zainudin Amali dan Tim Satgas Dipuji DPR

WADA mengizinkan bendera Merah Putih berkibar lagi di olahraga Internasional mulai Februari 2022. Kinerja Menpora Zainudin Amali dan Tim Satgar dipuji DPR.

Diperbarui 19 Januari 2022, 11:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - World Anti-Doping Agency mengizinkan bendera Merah Putih kembali berkibar di event olahraga Internasional mulai Februari 2022. Keputusan WADA disambut baik anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Elnino M Husein Mohi.

Adanya izin pengibaran bendera Merah Putih dan dibolehkan Indonesia menjadi tuan rumah event-event internasional berkat upaya dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Menpora Zainudin Amali secara cepat membentuk Tim Satuan Tugas Percepatan penyelesaian sanksi WADA setelah sanksi dijatuhkan terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia atau LADI pada Oktober 2021.

"Menteri Zainudin Amali sangat profesional ditugaskan di bidang apapun. Pengalamannya di politik dari level bawah sampai jadi elit nasional adalah modal utamanya untuk menyelesaikan persoalan-persolan sulit," kata Elnino M Husein Mohi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Di samping itu, Elnino juga memberi pujian terhadap kinerja Tim Satgas yang dipimpin Raja Sapta Oktohari, LADI, dan Kemenpora. Mereka dinilai telah bekerja cepat sehingga masalah sanksi WADA ini dapat segera terselesaikan.

"Orang-orang yang mengurus masalah WADA ini bersama Menpora adalah orang-orang yang tepat dan penuh kompetensi. Misalnya Ketua IOC (KOI) yang rajin dan rela mengurus ini walaupun kadang harus merogoh duit pribadinya sendiri. Juga kawan-kawan lain di Kemenpora," ucapnya.

 

Beri apresiasi

Atas adanya titik terang terkait sanksi WADA, Elnino memberikan apresiasi kepada Menpora dan jajarannya.Politisi asal Gorontalo tersebut memastikan sebagai legislator bakal terus membantu dan mengawal jalannya pemerintahan, khususnya Kemenpora sebagai mitra kerja Komisi X DPR.

"Saya sebagai anggota Komisi X tentu sangat menghargai dan bertepuk tangan untuk Menpora serta jajarannya. Insya Allah saya akan membantu Menpora dengan kritik-kritik yang membangun dan produktif. Kita mesti berterima kasih kepada Menpora Zainudin Amali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, WADA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia lewat Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) pada 7 Oktober 2021 karena melanggar beberapa peraturan yang ditetapkan. Akibatnya, Indonesia tidak diizinkan menggelar ajang Internasional dan mengibarkan bendera Merah Putih di event olahraga dunia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sanksi tersebut durasinya selama satu tahun atau hingga Oktober 2022. Namun, meski sanksi belum dicabut, WADA akhirnya mengizinkan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di ajang Internasional lebih cepat atau Februari 2022. Karena, Indonesia sudah menyelesaikan beberapa persyaratan yang sebelumnya diminta oleh WADA. Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang menyambut dengan gembira kabar tersebut karena dalam beberapa event internasional sebelumnya Indonesia tidak dapat mengibarkan bendera Merah Putih. "Ini menjadi kabar bahagia bagi masyarakat Indonesia mengingat Oktober 2021 lalu, Indonesia mendapat pukulan telak tidak dapat mengibarkan bendera di Thomas Cup walau sudah menanti selama hampir dua dekade," ujar Hetifah Sjaifudian, Selasa (18/1/2022). Sejak September 2021, WADA telah mengirimkan surat surat peringatan resmi kepada LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia) tentang ketidakpatuhan. "Namun, dengan cepat, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora), Zainudin Amali membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Investigasi Sanksi WADA dengan Raja Sapta Oktohari sebagai ketuanya. Alhasil, dalam waktu 4 bulan, sanksi dicabut dan bendera dapat kembali berkibar," ujarnya.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan