Sukses

Indonesia Gelar Piala Dunia Basket, Perbasi Berharap Sanksi WADA Segera Berakhir

Liputan6.com, Jakarta- PP Perbasi mendukung penuh langkah Menpora Zainudin Amali membentuk Tim Akselerasi dan Investigasi. Perbasi sangat berharap sanksi dark badan anti doping dunia (WADA) kepada Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dapat segera berakhir. 

Adanya sanksi WADA kepada LADI membuat bendera Merah Putih tak bisa berkibar di kancah olahraga internasional seperti yang terjadi pada saat Indonesia menjadi juara Thomas Cup di Denmark kemarin. 

"Kami dukung respons cepat Pak Menpora. Dengan dibentuknya Tim Akselerasi dan Investigasi diharapkan bisa menyelesaikan bekunya komunikasi sehingga LADI terbebas dari sanksi WADA. Bendera merah putih bisa berkibar lagi saat pahlawan olahraga Indonesia berjaya dan menjadi tuan rumah even internasional," jelas Sekjen Perbasi Nirmala Dewi. 

Sebab, jika gak bergerak cepat, perpotensi berimbas pada kegiatan internasional lainnya. Apalagi, Nirmala menyebut, dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi tuan rumah even besar bola basket. Diawali dengan dipercaya menyelenggarakan FIBA Asia Cup 2021 tahun depan. Kemudian pada 2023, giliran Indonesia menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023.  

2 dari 3 halaman

Dukung

Karena itu, Nirmala mengajak publik memberikan dukungan langkah yang diambil Menpora Zainudin Amali. Bahwa langkah ini jangan disalah artikan sebagai bagian dari intervensi pemerintah. Mengingat, dampak dari baned WADA berimbas pada lambang negara.

"Pembentukan Tim Akselerasi dan Investigasi menumbuhkan optimisme kami dalam mensukseskan FIBA Asia Cup dan FIBA World Cup 2023," terang Nirmala.

 

3 dari 3 halaman

Infografis