5 Pesepak Bola Legendaris yang Gagal Jadi Pelatih

Tidak semua pesepak bola legendaris sukses menjalani karier kepelatihannya. Mereka gagal meniru tingkat kesuksesaan saat sebagai pemain begitu menjadi ahli taktik.

Diterbitkan 20 September 2021, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pesepak bola legendaris yang menjadi pelatih telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ada banyak pemain sukses yang menjadi pelatih seperti Johan Cruyff, Kenny Dalgish, Pep Guardiola, dan Zinedine Zidane.

Setelah berkembang di level tertinggi permainan, para pesepak bola legendaris ini tahu persis apa yang diperlukan untuk menang. Mereka menggunakan pengalamannya untuk membuat timnya mengklaim sejumlah trofi juara.

Tetapi, memiliki karier sepak bola yang hebat tidak menjamin bahwa itu akan melampaui karier pelatih mereka. Itulah sebabnya beberapa tokoh sepak bola ikonik gagal meniru tingkat kesuksesan mereka saat sebagai pemain begitu menjadi ahli taktik.

Baik di level klub maupun internasional, Anda pasti akan menemukan sejumlah kasus seperti itu. Berikut lima pesepak bola legendaris yang gagal menjadi pelatih seperti dikutip dari Sportskeeda.

 

5. Thierry Henry

Thierry Henry menikmati karier bermain yang sukses dengan Arsenal. Pemain asal Prancis itu adalah anggota penting dari tim bersejarah The Gunners yang memenangkan Liga Inggris dengan rekor tidak terkalahkan pada 2003-04.

Tak lama setelah mengakhiri karier bermainnya, Henry ditunjuk sebagai pelatih muda Arsenal. Dia menghabiskan satu setengah tahun bersama The Gunners sebelum pergi untuk menjadi asisten pelatih Roberto Martinez untuk timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Henry kemudian ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk kali pertama saat dia memimpin Monaco pada 2018. Tapi, pemenang Piala Dunia 1998 itu dipecat tiga bulan kemudian karena gagal memberikan hasil yang layak. Ia hanya meraih dua kemenangan dalam 12 pertandingan liga dan banyak kontroversi.

Klub MLS Montreal Impact lantas menawarkan Henry kesempatan untuk membangun kembali karier kepelatihannya. Tapi, dia gagal memanfaatkannya karena kembali dipecat setelah hanya memberikan empat kemenangan dalam 20 pertandingan.

 

4. Paul Scholes

Paul Scholes adalah salah satu dari sedikit pemain legendaris yang telah mewakili Manchester United selama bertahun-tahun. Setelah memenangkan 25 trofi bersama Setan Merah di hari-harinya bermain, banyak yang berharap sang gelandang menikmati kesuksesan serupa sebagai pelatih.

Dia diangkat sebagai manajer Oldham Athletic pada 11 Februari 2019. Tapi, Scholes gagal total karena hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Scholes kemudian mengundurkan diri setelah 31 hari dengan alasan campur tangan dari pemilik klub dalam urusan tim. Meski punya pengalaman sebagai asisten/caretaker manajer di Manchester United dan Salford, tak satu pun dari dua tugas itu terbukti berhasil.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Luthfie FebriantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan