BRI Liga 1 2021/2022 Resmi Bergulir, BRI Cetak Sejarah Baru Bagi Sepak Bola Nasional

Mengambil peran sebagai title sponsor, membuat BRI menjadi bagian sejarah baru olahraga nasional sebagai kompetisi yang berjalan di tengah pandemi COVID-19

Diterbitkan 30 Agustus 2021, 10:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

24 jam sebelum pertandingan berlangsung para pemain kedua tim beserta ofisial harus melakukan Swab PCR. Bus transportasi para pemain pun diatur pembatasan jarak kursi dan pemeriksaan swab antigen pengemudi.

Saat pertandingan berlangsung, protokol kesehatan ketat juga diterapkan panitia BRI Liga 1. Undangan dan VIP masuk melalui pintu VIP diwajibkan menggunakan PeduliLindungi dengan status warna hijau, warna kuning dan merah tidak diijinkan disertai pemeriksaan swab antigen. Sedangkan atlet/official masuk melalui pintu merah stadion utama dengan proses cuci tangan, pemeriksaan suhu, scan QRCode PeduliLindungi.

Jumlah orang di stadion dibatasi dalam 3 zona, zona 1 di lapangan hijau hanya 40 orang. Zona 2 di tribun terbatas 150 orang, Zona 3 di luar gedung stadion/lingkar dalam 200 orang. Selain itu, Penggunaan kamar ganti pemain dibatasi maksimal 30 menit setelah pertandingan selesai. Pemain harus kembali Check-in dengan PeduliLindungi saat masuk hotel. Dan masih banyak peraturan teknis lainnya yang wajib dilaksanakan para pemain dan panitia penyelenggara.

Momentum Tingkatkan Prestasi Sepakbola Indonesia

Sunarso menambahkan bahwa dengan bergulirnya kembali kompetisi BRI Liga 1, tentu diharapkan akan mempermudah PSSI untuk memilih pemain tim nasional sehingga mampu mengangkat prestasi sepak bola Indonesia di kancah global.

“Untuk menciptakan kesinambungan dan meningkatkan prestasi sepak bola nasional, Indonesia harus memiliki kompetisi yang sehat, sehingga liga memang harus bergulir. Tidak hanya itu, kita harus punya visi, tim juara harus dibangun dan dipersiapkan dari jauh hari," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sunarso mengungkapkan bahwa tim juara perlu dibangun dan tidak dapat dilakukan dengan cara-cara instant. Pihaknya mencontohkan, ada satu negara di Asia yang menetapkan visinya ingin menjadi juara piala dunia pada 2050. Jika para atlet berada pada masa produktifnya pada usia 25 tahun, artinya atlet yang dirancang untuk menjadi juara dunia tersebut saat ini belum dilahirkan.

“Dari contoh tersebut, untuk menjadi berprestasi di pentas dunia memerlukan visi yang sudah jauh-jauh waktu dibangun dan dipersiapkan. Pembangunan dan persiapan dalam mewujudkan  visi juara tersebut, perlu proses pembentukan fisik, karakter, keterampilan, hingga tingkat kecerdasaan pemain/atlet. Oleh karena itu untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi atlet di pentas dunia, perlu dirancang visi atau road map sematang mungkin untuk meraih prestasi di masa depan," tambahnya.

Menurut Sunarso, bergulir kembalinya BRI Liga tentunya  menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia.

"Dengan turut mengambil peran sebagai title sponsor, maka BRI akan menjadi bagian sejarah baru olahraga nasional sebagai kompetisi yang berjalan di tengah pandemi COVID-19,” pungkas Sunarso.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut BRI Liga 1 2021/2022 sebagai ajang pemersatu bangsa sekaligus pengobar semangat masyarakat melawan pandemi Covid-19.

"Liga ini bukan sekadar event olahraga. Saya rasa hari ini kita bisa melihat bagaimana Indonesia dapat membuka mata dunia dengan menyelenggarakan event olahraga besar," kata Erick.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku bersyukur Liga 1 dapat berjalan kembali setelah terhenti sejak Maret 2020. Menurutnya, terlaksananya BRI Liga 1 2021/2022 tak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Indonesia.

"Malam ini sejarah mencatat Indonesia bisa melaksanakan kembali liga. Ini butuh jalan panjang karena banyak prosedur yang harus dilalui," kata Irawan.

Hasil Pertandingan Pekan Pertama BRI Liga 1 2021/2022

Pada laga pembuka kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Bali United meraih kemenangan 1-0 atas Persik Kediri melalui gol dari Muhammad Rachmat di menit k-83. Selanjutnya di hari Sabtu (28/8), Persipura Jayapura harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor 1-2. Gol Persipura dicetak oleh Ramai Melvin Rumakiek di menit ke-16. Sementara dua gol Persita dicetak masing-masing oleh Harrison Cardoso de Oliviera melalui titik penalti di menit ke-15 dan Irsyad Maulana pada menit ke-23.

Pada hari Minggu (29/8), berlangsung pertandingan antara Bhayangkara melawan Persiraja Banda Aceh. Bhayangkara menang 2-1 melalui penyerang Ezechiel N'Douassel di menit ke 8 dan gol penalti di menit 45+2'. Satu gol Persiraja dicetak oleh Paulo Henrique Santos de Azevedo di menit ke 32.

 

(*)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gilar RamdhaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan