BRI Liga 1 2021/2022 Resmi Bergulir, BRI Cetak Sejarah Baru Bagi Sepak Bola Nasional

Mengambil peran sebagai title sponsor, membuat BRI menjadi bagian sejarah baru olahraga nasional sebagai kompetisi yang berjalan di tengah pandemi COVID-19

Diterbitkan 30 Agustus 2021, 10:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia BRI Liga 1 2021/2022 akhirnya bisa bergulir. Kick off pertandingan antara Bali United dan Persik Kediri yang berlangsung Jumat, 27 Agustus 2021 lalu menandai era baru industri sepak bola nasional yang digelar di era pandemi Covid-19. Penantian panjang yang berujung pada gelaran BRI Liga 1 2021/2022 membuat klub, pemain dan penggemar sepak bola serta sponsor pendukung menjadi bersemangat. 

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan perseroan sebagai title sponsor sangat antusias dan optimis atas bergulirnya kompetisi ini. 

“Kita semua harus punya optimisme yang tinggi dalam menyambut BRI Liga 1. Saat ini dunia sedang mencari cara untuk bisa keluar dari tekanan pandemi. Ada dua hal yang bisa dilakukan, yaitu penguatan ketahanan kesehatan melalui vaksinasi dan penerapan kesehatan, kemudian pemulihan ekonomi yang terpuruk," ujar Sunarso saat pembukaan BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (27/8).

Sunarso menegaskan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 BRI Liga 1 2021/2022 menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga industri sepak bola kembali bangkit dan memulihkan perekonomian. Selain memberikan dampak dari sisi olahraga, dengan bergulirnya kembali kompetisi BRI Liga diharapkan dapat memberikan efek positif terhadap perekonomian nasional. Menurut hasil survei dari LPEM FEB UI, dengan berhentinya kompetisi selama setahun tercatat kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 2,7 triliun hingga Rp 3 triliun.

Prokes Ketat

BRI Liga 1 akan memakai format bubble to bubble tanpa kehadiran suporter serta penerapan protokol kesehatan ketat. Sebagai awal, digelar 3 pertandingan selama 27-29 Agustus 2021 untuk selanjutnya akan dievaluasi bagaimana jalannya pertandingan.

PT Liga Indonesia Baru atau PT LIB menerapkan aturan ketat sesuai prokes yang ditetapkan Satgas Covid-19 dan pemerintah. Pemain harus sudah divaksin dua kali dan panitia juga pakai aplikasi PeduliLindungi saat masuk stadion.

Prokes ketat bahkan sudah berlaku sejak para pemain masuk hotel. Tim yang bertanding, menginap di hotel yang berbeda. Sebelum keberangkatan tim ke hotel dan venue pertandingan, anggota tim melakukan PCR Swab tes. Para pemain dan ofisial juga harus menjalani swab antigen sebelum masuk hotel. Mereka pun wajib check-in dengan aplikasi PeduliLindungi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

24 jam sebelum pertandingan berlangsung para pemain kedua tim beserta ofisial harus melakukan Swab PCR. Bus transportasi para pemain pun diatur pembatasan jarak kursi dan pemeriksaan swab antigen pengemudi. Saat pertandingan berlangsung, protokol kesehatan ketat juga diterapkan panitia BRI Liga 1. Undangan dan VIP masuk melalui pintu VIP diwajibkan menggunakan PeduliLindungi dengan status warna hijau, warna kuning dan merah tidak diijinkan disertai pemeriksaan swab antigen. Sedangkan atlet/official masuk melalui pintu merah stadion utama dengan proses cuci tangan, pemeriksaan suhu, scan QRCode PeduliLindungi. Jumlah orang di stadion dibatasi dalam 3 zona, zona 1 di lapangan hijau hanya 40 orang. Zona 2 di tribun terbatas 150 orang, Zona 3 di luar gedung stadion/lingkar dalam 200 orang. Selain itu, Penggunaan kamar ganti pemain dibatasi maksimal 30 menit setelah pertandingan selesai. Pemain harus kembali Check-in dengan PeduliLindungi saat masuk hotel. Dan masih banyak peraturan teknis lainnya yang wajib dilaksanakan para pemain dan panitia penyelenggara.

Halaman
Show All
Gilar RamdhaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan