KONI Tegaskan PON Papua Sesuai Rencana

PON Papua akan dilaksanakan pada awal Oktober 2021. KONI memastikan acara berlangsung sesuai rencana.

Diterbitkan 15 Agustus 2021, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Pekan Olahraga Nasional atau PON XX di Papua dipastikan akan berlangsung sesuai rencana pada 2 sampai 15 Oktober 2021. Kepastian itu diungkapkan ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman

“PON XX ini tetap berjalan sesuai rencana, dilaksanakan pada tanggal 2 – 15 Oktober 2021. Semua kegiatan terkait sudah disiapkan sebaik-baiknya. Saya selaku Ketua Umum KONI Pusat, penanggung jawab PON XX Tahun 2021, ingin memberikan update,” kata Marciano saat membuka konferensi pers secara virtual 12 Agustus 2021 lalu. 

Daftar nama peserta PON 2021 Papua sudah selesai diserahkan pada 1 Agustus lalu. Jumlah atlet sebanyak 6.496 orang dan jumlah ofisial 50% dari jumlah tersebut. Keabsahan atlet masih berlangsung hingga saat ini.

Selanjutnya dijelaskan terkait Pertandingan. Surat Keputusan (SK) Panitia Pelaksana (Panpel) sudah rampung 100% dan segera disampaikan ke Kemenpora. Rencana Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Test Event segera digelar sebulan sebelum pelaksanaan PON XX.

Masih membahas bidang I, Venue telah siap semua, hanya saja Rugby dan Paralayang yang masih dalam proses penyempurnaan. Kemudian, seluruh peralatan pertandingan tiba di Papua maksimal 30 Agustus mendatang. Sebagian sudah berada di Papua dan sisanya akan menyusul segera. Sebanyak 36 peralatan disiplin Cabor berasal dari APBN sedangkan 20 dari APBD.

Keamanan

Terakhir dari bidang I yakni berkaitan dengan upacara. Pelaksanaan Opening Closing Ceremony (OCC) terus dibahas antara KONI Pusat dan PB.PON. Peralatan pendukung tengah dikirim ke Papua agar geladi dapat dilaksanakan pada 28-30 September 2021.

Pada bidang II, Ketua Umum KONI Pusat tegaskan bahwa Papua aman. “Masalah keamanan tentunya, kita memberikan atensi yang sangat tinggi. Koordinasi dengan Kapolda Papua, Pangdam Cenderawasih dan lainnya terus berjalan. Kekuatan yang disiapkan Kodam Cenderawasih dan Polda Papua cukup untuk mengamankan,” sambung Marciano.

Walau masalah keamanan di Papua terus berhembus, Marciano menegaskan bahwa keamanan masih terkendali di empat tempat penyelenggaraan PON XX, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Ada dinamika keamanan di Papua, tetapi secara umum Papua dalam kondisi yang terkendali. Papua siap dengan pelaksanaan PON. Masyarakat Papua ingin menjadi tuan rumah yang baik, penyelenggaraan PON ini harga dirinya masyarakat Papua,” terang eks ketua Pordasi itu. Untuk menambah rasa aman para peserta, setiap kontingen juga diperkenankan membawa tenaga pengamanan dari provinsi masing-masing. Hal tersebut juga sudah dikomunikasikan dalam rapat KONI Seluruh Indonesia tanggal 27 Juli.

Halaman
Show All
Liputan6.com, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan