Anjuran dan Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masa Pandemi Covid-19

Untuk pelaksanaan dan tata cara sholat Idul Adha di masa PPKM tetap sama seperti yang tertuang dalam fatwa MUI.

Diperbarui 14 Juni 2023, 15:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Waktu pelaksanaannya dimulai setelah terbit matahari dan diutamakan saat masuk waktu Dhuha sampai sebelum masuk waktu Zuhur. Berikut tata cara melakukan shalat Ied dalam kondisi pemberlakuan PPKM berlangsung:

Tata Cara

Sholat dimulai dengan menyeru “ash-shalaata jaami‘ah”, tanpa azan dan iqamah.

Memulai dengan niat sholat Idul Adha, yang berbunyi:اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan.

Memb

aca doa iftitah.

Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara takbir itu dianjurkan membaca “Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar.”

Membaca surah al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surah yang pendek dari Alquran.

Ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

Saat rakaat kedua, sebelum membaca Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca “Subhaanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaha illallahu wallaahu akbar.”

Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan