Liputan6.com, Jakarta - Ratusan warga di Kampung Leuwidingding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terpaksa menerjang bahaya saat menyeberangi Sungai Cimandiri dengan menggunakan perahu karet.
Kondisi ekstrem ini telah berlangsung selama enam bulan, setelah jembatan gantung utama hancur akibat bencana alam.
Akses yang putus membuat mobilitas anak sekolah dan buruh pabrik terhambat. Jika memilih jalur darat, mereka harus memutar sejauh enam kilometer melewati kawasan industri yang memakan waktu dan biaya besar.
Advertisement
Kepala Desa Tanjungsari, Dillah Hablillah, mengungkapkan, warganya tidak memiliki pilihan lain demi menyambung hidup. Perahu karet menjadi opsi tunggal yang paling cepat saat ini.
"Bagi anak sekolah dan buruh pabrik, jalur darat terlalu jauh dan mahal. Akhirnya, menyeberangi sungai dengan perahu karet menjadi opsi tercepat, meski penuh risiko," ujar Dillah pada Selasa (14/7/2026).
Bahaya besar selalu mengintai warga saat hujan mengguyur kawasan hulu. Debit air Sungai Cimandiri bisa melonjak drastis dalam hitungan jam dan berubah menjadi arus jeram yang mematikan.
Kondisi ini sempat terbantu oleh perahu karet dari BPBD Kabupaten Sukabumi, namun kini sudah rusak akibat tingginya frekuensi pemakaian.
Beruntung, Koarmada RI TNI Angkatan Laut bergerak cepat menyalurkan bantuan satu unit perahu karet baru.
Lumpuhnya jembatan ini juga berdampak serius pada sektor kesehatan. Warga setempat, Hamiman Juanda (37), menceritakan beratnya perjuangan saat ada tetangganya yang sakit parah atau hendak melahirkan.
"Kami harus menandu mereka dari kampung, menaikkannya dengan sangat hati-hati ke atas perahu karet, lalu menyeberangi sungai. Ini benar-benar bertaruh nyawa," kata Hamiman.
Â
Permohonan Tak Dikabulkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297002/original/054173300_1784045174-393228.jpg)
Pihak Pemerintah Desa Tanjungsari mengaku sudah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan kembali jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Sayangnya, hingga pertengahan Juli 2026, kepastian pembangunan fisik masih menggantung di meja dinas.
"Peninjauan dari instansi terkait memang sudah dilakukan. Tapi sampai hari ini, belum ada informasi lanjutan kapan pembangunan fisik akan dimulai," kata Dillah Hablillah.
Warga kini mulai jenuh dengan peninjauan seremonial dari pejabat terkait. Mereka mendesak pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata sebelum arus sungai memakan korban jiwa.
"Jangan tunggu sampai ada korban jiwa hanyut di sungai ini baru jembatan dibangun. Kami butuh kepastian demi keamanan warga," ungkapnya.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297003/original/094692400_1784045174-393227.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776139/original/033566400_1782846347-000_B8UG2YZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294861/original/095021800_1783903599-391207.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3462181/original/003369400_1621607679-1c-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294405/original/086318000_1783834960-390512.jpg)