Bola Ganjil: Rajin Cetak Gol Berbuah Kartu Bebas Penjara dari Eksekusi Saddam Hussein

Sahib Abbas sempat masuk daftar musuh Saddam Hussein. Namun dia akhirnya diampuni karena ketajamannya di lapangan. Ini adalah ceritanya.

Diterbitkan 31 Mei 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sahib dilepaskan keesokan harinya. Hukuman mati yang membayanginya pun dicabut. Namun Fadhil dan keempat temannya tidak bisa diselamatkan. Mereka dieksekusi oleh negara karena partisipasi dalam pemberontakan 1991.

Pemain Tersubur

Sahib menggunakan tragedi ini dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dia menjalani dua musim impresif bersama Salahaddin untuk menjadi top skor.

Performa tersebut berbuah transfer ke klub top Al-Zawraa. Di sana Sahib menjadi double winners domestik secara beruntun.

Meski begitu, target di kepala Sahib tetap ada. Dia tidak boleh membela tim nasional atau mengadu nasib ke luar negeri.

Semua berubah saat masyarakat bergerak. Mereka menekan pelatih Ammo Baba untuk memanggil sang striker pada kualifikasi Piala Asia 1996. Sahib membayar kepercayaan dengan mencetak gol pada debut. Dia tetap jadi bagian utama timnas hingga kompetisi utama di Uni Emirat Arab.

Sahib kemudian menjadi pemain tersubur sepanjang masa Liga Irak dengan 177 gol. Dia menorehkan catatan itu dalam karier berdurasi 1991 hingga 2012. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan