Hati-Hati, Pemilik Golongan Darah Ini Berisiko Tinggi Kena Serangan Jantung

Golongan darah tertentu ternyata bisa meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung. Simak hasil studi berikut ini.

Diterbitkan 17 Maret 2021, 15:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Merujuk penelitian, orang dengan tipe B memiliki peningkatan risiko 15 persen untuk infark miokard atau dikenal sebagai serangan jantung, dibandingkan dengan tipe O.

 

Ada Perbedaan Pembekuan Darah di Antara Golongan Darah

Mengutip European Society of Cardiology, peningkatan risiko serangan jantung atau gagal jantung antara golongan darah non-O ini mungkin disebabkan oleh fakta bahwa mereka lebih mungkin mengembangkan pembekuan darah.

Para peneliti dari studi 2017 menjelaskan, pembawa golongan darah non-O memiliki "konsentrasi faktor von Willebrand yang lebih besar, protein pembekuan darah yang telah dikaitkan dengan peristiwa trombotik."

Temuan dari studi tahun 2021 pun mendukung hal ini. Merujuk studi yang lebih baru ini, orang dengan tipe darah A dan tipe B 44 persen lebih mungkin mengalami trombosis, atau pembentukan gumpalan darah.

Seperti dijelaskan Forum Trombosis Amerika Utara (NATF) di situs web mereka, gumpalan darah memainkan peran utama dalam serangan jantung. Sebab, dapat memblokir arteri koroner dan membuat otot jantung kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga mengakibatkan serangan jantung.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Sulung Lahitani, Anri SyaifulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan