Kisah di Balik Tangisan Greysia Polii Usai Juara Thailand Open 2021

Greysia Polii / Apriyani Rahayu beri gelar pertama Indonesia di sektor ganda putri, dalam kelas super 1000. Greysia senang dan sedih usai menjuarai Thailand Open 2021.

Diperbarui 18 Januari 2021, 20:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Senang bisa jadi juara di sini. Tapi mixed feeling juga, karena hmm... Iya masih harus terus berjuang dan mikirin keluarga juga di rumah gitu. Mikirin suami juga kasian. Abis nikah ditinggal, gak boleh ketemu, ya kan," ucap Greysia sedikit tertawa.

Kakak Meninggal

Bagi Greysia, kemenangan ini merupakan hadiah pernikahan dan juga sebuah motivasi untuk keluarga. Pasalnya, saat Greysia fokus berlatih di Pelatnas Cipayung dan kembali ke asrama setelah menikah, ibunda Greysia sempat terpapar Covid-19.

Ditambah lagi atlet kelahiran 11 Agustus 1987 ini harus kehilangan salah satu kakak kandungnya, Rickettsia Polii. Kepergian sang kakak terkasih menjadi salah satu penyebab tangis Greysia pecah usai menjuarai Thailand Open 2021.

Dukungan

"Aku dedikasi gelar juara ini buat keluarga aku yang sedang berjuang (melawan Covid-19). Terus mereka sedang kehilangan kan. Jadi ya pikiranku ke mana-mana, mixed feeling. Abis kakak meninggal dan mamah covid," kata Greysia dengan tegar.

Dalam kondisinya yang seperti ini, dukungan yang didapat dari suami pun menjadi hal yang sangat penting dan dibutuhkannya.

"Puji Tuhan dikasih kekuatan terus-menerus setiap hari, sampai hari-hari ini sih sebenarnya. Apalagi Felix banyak berkorban dan berjuang untuk keluarga besar juga. Dia tidak terkena Covid-19 ya. Felix sangat dewasa dan bisa sangat support dalam jalani semua ini. Sangat mendukung penuh, khususnya emosional aku yang selalu dia dukung dari dulu," jelas Greysia saat ditanya perihal dukungan dari sang suami.

Minta Kekuatan

Apa pun kondisinya, tiga turnamen di Thailand tetap harus Greysia hadapi. Apalagi latihan sudah dipersiapkan sejak November tahun lalu. Satu-satunya cara yang ia lakukan hanyalah meminta kekuatan dari Tuhan.

"Aku cuma berusaha lebih dekat sama Tuhan aja. Benar-benar aku minta kekuatan setiap hari berdoa. Itu supaya bisa sadar terus gitu loh. Sadar terus jalani hari-hari. Tidak kebawa atau tidak hilang fokus. Pikirannya dibalikin lagi maksudnya ke track lagi apa yang lagi dijalanin. Satu hari satu hari aja sih," kata Greysia dengan penuh rasa syukur atas kekuatan yang dia dapatkan.

Dijalani

Untuk dua pertandingan selanjutnya, Greysia masih harus berjuang di Toyota Thailand Terbuka pada 19-24 Januari 2021 dan BWF World Tour Finals pada 27-31 Januari 2021. Ia mengaku akan terus berusaha dan menjalankannya dengan sukacita.

"Untuk pertandingan ke depan dijalankan saja. Aku bersama Apri tidak mikir panjang sampai gimana. Tapi kita mencoba untuk berusaha satu demi satu. Abis juara ini memang sudah kelar. Tapi minggu depan ada lagi. Jadi jalanin aja hari demi hari dengan penuh sukacita, tetap senang, dan pastinya enjoy," tutur Greysia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan