Sukses

6 Momen Menarik ONE: No Surrender III, Diwarnai 3 Kemenangan KO

Liputan6.com, Jakarta - ONE Championship kembali menggelar ajang di tengah pandemi Covid-19. Panggung bertajuk ONE: No Surrender III berlangsung di Bangkok, Jumat (21/8/2020).

Pertarungan menampilkan laga ciamik dan menghasilkan tiga KO brilian. Artinya, setengah dari total enam laga yang dihadirkan berakhir dengan penyelesaian.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah kemenangan KO dalam 81 detik dari Wondergirl Fairtex dalam laga debutnya bersama ONE Championship.  

Pekan depan ONE Championship kembali hadir lewat ajang ONE: A New Breed yang tetap berlangsung di Bangkok. Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Video, MAXstream dan SCTV.

Sebelum itu, berikut hasil lengkap serta highlight dari ajang penutup dari trilogi No Surrender yang melibatkan tujuh Juara Dunia dari berbagai disiplin tersebut. 

 

2 dari 8 halaman

Kulabdam Cetak KO Ronde Pertama di Partai Puncak

Petarung berjulukan “Left Meteorite” tersebut mampu membuktikan julukannya secara sempurna usai meraih kemenangan lewat sebuah cross kiri keras nan presisi yang membuat "The Million Dollar Baby" Sangmanee Klong SuanPluResort tersungkur beberapa detik jelang ronde pertama berakhir. 

Dengan hasil ini, Kulabdam The Sor. Jor. Piek Uthai berhak melaju ke babak final Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai dan selangkah lebih dekat untuk meraih sabuk Juara Dunia.  

Kedua petarung langsung saling bertukar serangan sejak bel pertama berbunyi. Serangan awal Kulabdam tidak mendarat dengan sempurna pada awal-awal laga, namun saat ronde pertama hampir berakhir, momentum itu datang. 

Lewat kombinasi serangan empat pukulan, Kulabdam menutup laga. Sangmanee mampu menahan dua pukulan awal dari Kulabdam dan menghindari serangan uppercut, namun cross kiri dari Kulabdam telak menghentak rahangnya dan otomatis membuatnya terjatuh.

Wasit segera menghentikan laga pada menit ke 2:45 ronde pertama.

3 dari 8 halaman

Mongkolpetch Raih Kemenangan Mutlak

Mongkolpetch Petchyindee Academy mampu mengalahakan rivalnya dari Kamboja dan meraih kemenangan ke 114 dalam kariernya usai mengalahkan Sok Thy dalam laga Muay Thai divisi flyweight. 

Atlet asal Thailand tersebut tampil dominan selama tiga ronde dan meraih keputusan mutlak dari para juri. 

Serangan keras dan presisi dari Mongkolpetch terbukti terlalu tangguh, meski Juara Dunia Kun Khmer tersebut sempat beberapa kali mencoba menyerang balik lewat kombinasi serangannya. 

Kemenangan ini semakin mempermulus langkah Mongkolpetch untuk menantang Rodtang Jitmuangnon, juara dunia ONE Flyweight Muay Thai saat ini.

4 dari 8 halaman

Shannon Wiratchai Kembali ke Jalur Kemenangan

Usai mengalami empat kekalahan beruntun, Shannon "OneShin" Wiratchai mampu kembali ke jalur kemenangan usai mengalahkan Fabio Pinca dalam duel penuh striking selama tiga ronde. 

Yang menarik, laga seni bela diri campuran (MMA) divisi featherweight ini hampir seluruhnya berlangsung dalam ranah stand up, sebuah area yang sebenarnya menjadi spesialisasi Pinca sebagai juara dunia Muay Thai. 

Wiratchai seolah ingin membuktikan bahwa ia tak gentar dengan reputasi lawannya dan terbukti, ia bisa meladeni serangan lawan dan tampil superior hampir sepanjang laga.

Pada ronde ketiga, ia terlihat kesakitan usai kakinya terkena tendangan lawan, namun mampu bertahan hingga bel akhir berbunyi dan meraih kemenangan split dari para juri. 

5 dari 8 halaman

Wondergirl Raih Kemenangan Dalam 81 Detik

Wondergil Fairtex mampu menasbihkan namanya sebagai salah satu bintang baru di ONE Super Series usai mengalahkan Brooke Farrell hanya dalam waktu 81 detik.

Sejak awal, Wondergirl langsung menyerang Farrell lewat serangkian cross kanan yang membuat lawannya tersungkur.

Meski atlet asal Asutralia itu mampu kembali berdiri untuk melanjutkan laga, atlet asal Thailand ini mampu memanfaatkan momentum dengan kembali membombardir lawan meski harus menerima beberapa serangan. 

Serangan tersebut kembali membuat lawannya terjatuh dan kali ini, wasit memutuskan untuk menghentikan laga dan memberi kemenangan pada Wondergirl Fairtex dalam laga debutnya di ONE Championship. 

6 dari 8 halaman

Marie Ruumet Tandai Laga Debut Dengan Kemenangan

Marie "Snow Leopard" Ruumet semakin mempersengit persaingan divisi atomweight Muay Thai setelah mencetak debut impresif.

Dalam laga antara dua atlet dari generasi berbeda, Ruumet membuat Little Tiger, yang berusia 17 tahun lebih tua, kewalahan sepanjang laga. Atlet berusia 20 tahun tersebut memenangi laga lewat keputusan mutlak.

Ruumet tampil agresif sedari awal dengan memaksa bintang asal Jepang tersebut berduel dalam posisi clinch dan memanfaatkan keunggulan dari segi jangkauan. 

Dengan performa seperti ini, mungkin tak perlu waktu lama bagi talenta muda asal Estonia ini untuk menantang juara dunia ONE Atomweight Muay Thai Stamp Fairtex.

7 dari 8 halaman

Ben Royle Buka Perhelatan Lewat Kemenangan KO

Tak ada yang lebih mengagumkan dalam laga debut di panggung dunia selain mencetak kemenangan TKO. Dan hal itu pula yang dilakukan atlet asal Inggris Ben Royle.

Royle tampil spartan dan taktikal saat menghadapi atlet Amerika Quitin Thomas. Sepanjang laga, keduanya saling bertukar serangan. Namun Royle mampu tampil lebih impresif jelang akhir laga.  

Pada ronde ketiga, debutan asal Inggris tersebut mampu memojokkan lawannya lewat kombinasi hook dan cross. Ia lanjut menghukum lawannya lewat sepasang hook yang memaksa wasit mengintervensi laga dan menghentikannya pada menit ke 3:27 ronde pamungkas. 

Dengan hasil ini, rekor Royle dalam MMA menjadi 5-1.

8 dari 8 halaman

Saksikan Video ONE Championship Berikut Ini