Liputan6.com, Jakarta - Hampir tiga dekade silam, Rwanda merasakan salah satu kekejaman dalam sejarah peradaban manusia. Genosida terjadi dan memakan sekitar satu juta hanya dalam hitungan seratus hari.
Sasaran adalah anggota Tutsi, dengan kelompok Hutu yang membela dan melindungi juga jadi target. Perang saudara ini akhirnya menciptakan kekacauan di seluruh aspek kehidupan, termasuk sepak bola.
Latar belakang genosida di Rwanda sungguh menyedihkan. Hutu dan Tutsi adalah dua kelompok etnis di Rwanda yang dibagi oleh Jerman pada masa kolonial. Belgia, yang kemudian mengambil alih kontrol, kemudian mengidentifikasi Tutsi sebagai kelompok superior.
Setelah Rwanda merdeka, pemilahan tersebut menciptakan masalah. Kedua kelompok tidak percaya satu sama lain. Ibarat bom waktu, prasangka itu akhirnya meledak pada 1990an. Hutu mendobrak mengklaim kekuasaan. Mereka mendirikan radio untuk keperluan propaganda dengan mendiskreditkan Tutsi.
Kedua pihak sempat duduk bersama dan membicarakan perdamaian. Namun, perseteruan akhirnya pecah usai pesawat yang membawa Juvenal Habyarimana, ketika itu menjabat presiden Rwanda, ditembak hingga kandas sebelum mendarat di Kigali.
Tidak diketahui siapa yang bertanggung jawab. Namun, radio tersebut menyalahkan pemberontak Tutsi.
Mereka kemudian menginstruksikan kelompok militer Interahamwe serta milisi Hutu untuk membantai setiap anggota Tutsi yang ditemui. Radio tersebut juga mengajak masyarakat sipil berpartisipasi.
Selama seratus hari, kelompok tersebut pergi dari rumah ke rumah dan mencabut nyawa Tutsi, yang bisa dibedakan melalui penampilan etnik dan kartu identitas.
Saat ini, Rwanda melarang penggunaan istilah Hutu dan Tutsi untuk menyatukan bangsa dan menghindari konflik di antara kedua kelompok.
Saksikan Video Rwanda Berikut Ini
Kisah Eric Murangwa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3205991/original/044531200_1597158749-000_12K9UE.jpg)
Kisah sepak bola di tengah genosida Rwanda melibatkan Eric Murangwa. Beberapa kali dia menghindari maut karena profesinya.
Murangwa adalah anggota Tutsi yang menjaga gawang Rayon Sports. Pada hari pertama pembantaian, dia selamat ketika milisi Hutu yang hendak mengeksekusi mengenalinya melalui foto tim. Murangwa pun tidak jadi dibunuh karena milisi itu penggemar klub yang diperkuatnya.
Menghadapi anggota milisi lain atau Interahamwe, Murangwa mungkin tidak semujur itu. Dia kemudian menghabiskan mayoritas periode genosida di bawah perlindungan Zuzu, anggota milisi Hutu yang juga mendukung Rayon Sports.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/882554/original/072100500_1483983312-Cu_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3214455/original/048203300_1597932434-000_ARP1910703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/358162/original/014326800_1521191196-28468796_10215322228518340_1667268567176383478_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261701/original/046985700_1781754821-000_B7GK8PT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290686/original/071046700_1782151905-000_B7WZ2B3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261512/original/033497000_1781727509-063_2282087886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261061/original/001985800_1781677236-063_2281989304.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)