Update Corona Sabtu 25 Juli: Bertambah 1.409, Kasus Sembuh Covid-19 Capai 55.354 Orang

Data per hari ini terdapat penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 1.868 orang.

Diperbarui 25 Juli 2020, 16:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 pada hari ini, Sabtu (25/7/2020) bertambah 1.409 orang. Dengan demikian, total akumulatif, ada 55.354 orang sudah dinyatakan negatif corona di Indonesia.

Sementara itu, kasus positif virus corona Covid-19 di Indonesia kembali meningkat. Data per hari ini terdapat penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 1.868 orang.

Dengan demikian, jumlah akumulatif kasus positif virus corona Covid-19 di Tanah Air mencapai 97.286 orang.

Informasi ini berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang disampaikan melalui Satgas Covid-19 pada laman www.covid19.go.id, Sabtu sore.

Sedangkan untuk pasien meninggal dunia bertambah 49 orang pada hari ini. Jadi, total akumulatif hingga saat sebanyak 4.714 orang meninggal dunia di Indonesia akibat terinfeksi virus corona Covid-19.

Data update pasien virus corona Covid-19 ini tercatat sejak Jumat, 24 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Saksikan Video Covid-19 di Bawah Ini

Tambun Selatan Wilayah Terbanyak Positif Covid-19

Sementara itu, masih terdapat 56 orang terkonfirmasi positif di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berdasarkan data terbaru laman pikokabsi.bekasikab.go.id per tanggal 24 Juli 2020 pukul 20.00 WIB.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang dirawat, dan 27 orang menjalani isolasi mandiri.

Sebaran 56 pasien positif terdapat di 13 dari 23 kecamatan. Wilayah dengan kasus positif terbanyak berada di Kecamatan Tambun Selatan dengan 16 kasus, dan Cikarang Utara 13 kasus.

Selanjutnya Cikarang Timur 6 kasus, Babelan 4 kasus, Tambun Utara 3 kasus, Cibarusah 2 kasus, Cibitung 2 kasus, Cikarang Barat 2 kasus, Cikarang Pusat 2 kasus, Karangbahagia 2 kasus, Sukatani 2 kasus, Pebayuran 1 kasus, dan Setu 1 kasus.

Sementara 10 kecamatan yang masih dinyatakan nihil kasus positif, diantaranya Bojongmangu, Cabangbungin, Cikarang Selatan, Kedungwaringin, Muaragembong, Serang Baru, Sukakarya, Sukawangi, Tambelang, dan Tarumajaya.

Angka kesembuhan pasien positif di Kabupaten Bekasi hingga saat ini mencapai 283 orang dari total 365 kasus. Sedangkan pasien meninggal dunia masih berjumlah 26 orang.

Perjalanan Kasus Corona di Indonesia

Kasus infeksi virus Corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China Desember 2009. Dari kasus tersebut, virus bergerak cepat dan menjangkiti ribuan orang, tidak hanya di China tapi juga di luar negara tirai bambu tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Pengumuman dilakukan di Veranda Istana Merdeka. Ada dua suspect yang terinfeksi Corona, keduanya adalah seorang ibu dan anak perempuannya. Mereka dirawat intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Kontak tracing dengan pasien Corona pun dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas. Dari hasil penelurusan, pasien positif Covid-19 terus meningkat. Sepekan kemudian, kasus kematian akibat Covid-19 pertama kali dilaporkan pada 11 Maret 2020. Pasien merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang termasuk pada kategori imported case virus Corona. Pengumuman disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Urusan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Yurianto mengatakan, pasien positif Covid-19 tersebut adalah perempuan berusia 53 tahun. Pasien tersebut masuk rumah sakit dalam keadaan sakit berat dan ada faktor penyakit mendahului di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diderita. Jumat 13 Maret 2020, Yurianto menyatakan pasien nomor 01 dan 03 sembuh dari Covid-19. Mereka sudah dibolehkan pulang dan meninggalkan ruang isolasi. Pemerintah kemudian melakukan upaya-upaya penanganan Covid-19 yang penyebarannya kian meluas. Di antaranya dengan mengeluarkan sejumlah aturan guna menekan angka penyebaran virus Corona atau Covid-19. Aturan-aturan itu dikeluarkan baik dalam bentuk peraturan presiden (perpres), peraturan pemerintah (PP) hingga keputusan presiden (keppres). Salah satunya Keppres Nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Keppres ini diteken Jokowi pada Jumat, 13 Maret 2020. Gugus Tugas yang saat ini diketuai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ini dibentuk dalam rangka menangani penyebaran virus Corona.  

Halaman
Show All
Maria Flora, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan