Sukses

Pelatih Liverpool Enggan Gegabah Hadapi Bursa Transfer

Liputan6.com, Jakarta Jurgen Klopp telah berhasil membawa Liverpool mengakhiri paceklik gelar Liga Inggris yang sudah berlangsung 30 tahun. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengantar The Reds menjadi juara musim ini bahkan sebelum kompetisi benar-benar tuntas. Saat ini, posisi Liverpool sudah tidak tergusur lagi dari puncak klasemen setelah terpaut 23 poin dari pesaing terdekat, Manchester City. 

Klopp tentu saja percaya dengan kekuatan the winning team-nya. Namun bukan berarti pelatih asal Jerman itu bakal melewatkan perburuan pemain pada bursa transfer musim panas nanti. Sebaliknya, Klopp mengaku bakal ikut bergerak bila melihat ada peluang yang menarik bagi Liverpool saat itu. 

"Apakah di luar sana saat bursa transfer ada pemain yang bisa membantu kami? Mungkin saja," kata Klopp seperti dilansir Triball. "Ini tantangan kami untuk menjadi tim sepak bola yang bagus. Tapi waktu sendiri juga tantangan. Tidak ada yang tahu yang terjadi di masa depan , jadi bagaimana bisa membuat keputusan, keputusan yang benar-benar mahal, tentang bagaimana kita menghadapinya?"

Klopp mulai menangani Liverpool pada 8 Oktober 2015 lalu. Pria berusia 53 tahun itu menandatangani kontrak selama 3 musim menggantikan posisi manajer sebelumnya, Brendan Rodgers. 

 

2 dari 3 halaman

Pembelian Klopp

Sejak menangani Liverpool, Rodgers telah menghabiskan 424 juta pound sterling untuk mendatangkan 23 pemain, termasuk nama-nama seperti Sadio Mane, Mohamed Salah, hingga Virgil Van Dijk. 

Dengan tambahan amunisi-amunisi baru ini, Liverpool mulai berubah menjadi tim yang jauh lebih kompetitif di level domestik maupun Eropa. Selain gelar Liga Inggris musim ini, Liverpool era Jurgen Klopp telah meraih tiga gelar juara lainnya, termasuk satu gelar Liga Champions Eropa 2018/19.  

"Tim ini seperti apa adanya. Tapi bukan berarti kami tidak ingin memperkuatnya jika ada kesempatan atau jika punya sumber keuangan. Itu akan selalu terjadi. Kami akan selalu berusaha," kata Klopp. 

 

3 dari 3 halaman

Tidak Melulu Bursa Transfer

Lalu bagaimana dengan musim depan? Klopp menilai, situasi yang dihadaoi sangat jauh berbeda.

"Ini tahun yang sulit bagi klub-klub sepak bola di dunia dan ini bukan lagi waktu hanya untuk berbicara bursa transfer seperti seakan tidak yang terjadi di sekitar kami. Ini tidak mungkin. Setidaknya buat kami. Kami tidak bisa melakukan hal seperti ini," kata pria kelahiran Stuttgart, Jerman itu. 

"Klub lain mungkin bisa, tapi klub ini punya jalan sendiri. Ini jalan kami dan inilah kami. Apakah ini jalan terbaik? Saya belum tahu, tapi kami akan tetap di jalur itu," bebernya.