Selandia Baru Sukses Jaga Angka Kasus COVID-19 di Angka 0, Ini 5 Jurus Kuncinya

Senin, 8 Juni 2020, untuk pertama kalinya sejak 28 Februari, Selandia Baru tidak memiliki kasus aktif Virus Corona COVID-19.

Diterbitkan 09 Juni 2020, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Potensi ekspansi lainnya adalah masuk wilayah bebas karantina, yang akan paling aman dari negara-negara yang memenuhi target eliminasi serupa. Proses ini dapat dimulai dengan negara-negara Kepulauan Pasifik yang bebas dari COVID-19, terutama Samoa dan Tonga.

4. Membentuk Badan Kesehatan Publik Nasional  

PM Selandia Baru Jacinda Ardern (AP Photo/Nick Perry)Tinjauan ini akan menginformasikan peningkatan kapasitas kesehatan masyarakat Selandia Baru yang diperlukan untuk mengelola respons pandemi yang sedang berlangsung dan untuk mempersiapkan negara menghadapi ancaman kesehatan serius lainnya.

Peningkatan utama akan menjadi badan kesehatan publik nasional yang berdedikasi untuk memimpin pengendalian dan pencegahan penyakit. Badan semacam itu dapat membantu menghindari perlunya kuncian dengan deteksi dini dan tindakan dalam menanggapi ancaman penyakit menular yang muncul, seperti yang dicapai oleh Taiwan selama pandemi saat ini.

5. Berkomitmen pada Perubahan Transformasional untuk Menghindari Ancaman Global Utama

COVID-19 memiliki dampak buruk terhadap kesehatan dan sosial secara global.

Bahkan jika pandemi tersebut dikendalikan dengan vaksin atau antivirus, ancaman kesehatan utama lainnya tetap ada, termasuk perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan ancaman eksistensial (misalnya, pandemi yang muncul dari perkembangan dalam biologi sintetik).

Pemulihan dari penguncian memberikan peluang bagi transformasi ekonomi berkelanjutan yang mengarah pada tujuan kesehatan, lingkungan, dan sosial yang lebih luas.

(Benedikta Miranti Tri Verdiana)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan