Deretan Striker Tajam yang Bakal Unjuk Gigi di Piala AFF 2020

Pakem kandang dan tandang juga berlaku di babak semifinal dan final. Thailand adalah negara tersukses di Piala AFF. Changsuek, julukannya, telah mengoleksi lima trofi turnamen tersebut.

Diterbitkan 20 Mei 2020, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Suphanat adalah pemain muda terbaik ASEAN pada 2019 dan berlabel pemain tersubur Kualifikasi Piala AFC U-19 2020 bersama Thailand U-19 dengan sembilan gol.

Bersama Buriram United dalam dua musim terakhir, Suphanat kerap dipercaya tampil meski usianya masih bau kencur. Adik dari gelandang Thailand, Supachor Sarachat ini mampu membukukan sepuluh gol dari 32 penampilan.

Nguyen Tien Linh (Vietnam)

Pelatih Vietnam, Park Hang-seo akan dibuat pusing tujuh keliling dengan menumpuknya stok lini serang timnya untuk Piala AFF 2020.

Tercatat, Vietnam deretan penyerang muda meliputi Nguyen Van Toan, Nguyen Tien Linh, dan Nguyen Cong Phuong. Belum lagi sejumlah striker veteran semodel Nguyen Anh Duc dan Ha Minh Tuan.

Daftar tersebut juga belum termasuk Ha Duc Chinh, top scorer SEA Games 2019 dari Vietnam U-22 bersanding dengan winger Timnas Indonesia, Osvaldo Haay dengan delapan gol.

Dari deretan nama di atas, Park Hang-seo kemungkinan akan memilih Nguyen Tien Linh sebagai penyerang utamanya di Piala AFF. Pasalnya, di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, pemain berusia 22 tahun itu menjadi top scorer tim dengan dua gol.

Di kpmetpsi domestik, Nguyen Tien Linh juga terbilang subur. Bersama Becamex Bin Duong pada dua musim terakhir, striker kelahiran 20 Oktober 1997 ini mampu mengemas 22 gol dari 36 laga.

Pada dua musim lalu, Nguyen Tien Linh tercatat sebagai pemain tersubur kedua V.League 1 atau kasta teratas Liga Vietnam dengan 15 gol. Catatan tersebut juga menjadikannya sebagai pemain lokal tersebut pada 2018.

Mohamadou Sumareh (Malaysia)

Meski berposisi sebagai winger, Mohamadou Sumareh adalah pemain tersubur Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Pemain Pahang FA tersebut membukukan tiga gol hingga matchday kelima.

Malaysia punya keterbatasan di posisi penyerang tengah. Norshahrul Idlan, andalan beberapa tahun belakangan, mulai menurun performanya. Di usianya yang telah menginjak 33 tahun, Mat Yo, panggilannya, tak lagi produktif.

Oleh sebab itu, urusan mencetak gol terkadang diserahkan kepada dua wingernya. Selain Sumareh, Malaysia juga punya Safawi Rasyid, pemain yang kerap diandalkan untuk meneror gawang lawan.

Di Piala AFF 2020, Sumareh diyakini akan mendapatkan tugas berat dari pelatih Tan Cheng Hoe. Selain berfungsi mengacak-acak pertahanan lawan, pemain naturalisasi asal Gambia itu juga akan berperan sebagai sumber gol utama Malaysia.

Ikhsan Fandi (Singapura)

Butuh waktu yang tidak sebentar bagi Singapura mencari suksesor Aleksander Duric dan Noh Alam Shah dalam skuatnya. Setelah penantian beberapa tahun, Ikhsan Fandi muncul ke permukaan.

Ikhsan Fandi adalah putra dari legenda dan mantan pelatih Singapura, Fandi Ahmad. Di usianya yang masih 21 tahun, ia telah bermain di Eropa untuk Raufoss IL di kasta pertama Liga Norwegia.

Penyerang bertubuh ideal, 182 cm ini juga mampu tampil menawan di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sama seperti Sumareh, Ikshan Fandi membukukan tiga gol hingga pertandingan kelima.

Dengan kemampuannya, pelatih Tatsuma Yoshida tentu akan memercayai Ikshan Fandi sebagai penyerang utama Singapura di Piala AFF.

Disadur dari: Bola.com (penulis M Adiyaksa, editor Wiwig, published 20/5/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan