Ada Corona Covid-19, Pustaka Bergerak dan 10 Rumah Aman Ubah Cara Edukasi Masyarakat

Pustaka Bergerak didukung program 10 rumah aman tetap melakukan banyak edukasi di tengah corona covid-19.

Diperbarui 03 Mei 2020, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ragam Kegiatan

Meski aktif memutus mata rantai pandemi Covid-19, Pustaka Bergerak tetap memiliki aktivitas kreatif #DiRumahSaja. Mereka tetap membenahi koleksi buku dan raknya.

Member Pustaka Bergerak di daerah juga membuat beragam catatan. Beberapa aktif membuat komik untuk menambah inspirasi bagi para pembacanya. Sebab, mereka juga memiliki konten khusus berupa Pesta Komik.

"Dengan caranya masing-masing, kawan-kawan di seluruh pelosok Indonesia aktif merespon Covid-19. Secara bergotong royong pula, mereka ini ikut meringankan beban pemerintah dan tenaga medis. Lebih dari itu, mereka tetap fokus terhadap tanggung jawab internalnya di Pustaka Bergerak. Kami pasti akan bergerak lagi kalau pandemi Covid-19 sudah berakhir," ujarnya.

 

Anggota

 

Terus menginspirasi Indonesia, Pustaka Bergerak memiliki 3.000 member di 34 provinsi. Komposisi member paling banyak berada di Jawa, adapun slot besar juga dimiliki Sulawesi Selatan dan Barat.

Saat ini angka pertumbuhan Pustaka Bergerak dimiliki Nusa Tenggara Timur dan Papua. Koleksi bukunya sangat banyak dan beragam. Sebagai gambaran, Nusa Pustaka Mandar memiliki koleksi buku sekitar 10 Ribu.

"Kreativitas tinggi dan tetap produktif memang jadi ciri Pustaka Bergerak. Inovasi harus dilakukan oleh warga agar terus mendatangkan banyak manfaat di tengah pandemi Covid-19 ini. Kami apresiasi atas beragam cara yang mereka lakukan dalam penanganan Covid-19 dan lainnya. Sinergi seperti ini harus terus dipertahankan, meski Covid-19 sudah selesai," ujar Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan