5 Pemain Top Asia Tenggara yang Pernah Merumput di Liga Indonesia

Beberapa pemain top Asia Tenggara pernah merasakan kerasnya Liga Indonesia.

Diterbitkan 22 April 2020, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta- Kompetisi sepak bola Indonesia termasuk yang paling disegani di kawasan Asia Tenggara. Pemain-pemain asing termasuk dari negara ASEAN senang merumput di Indonesia.

Meskipun secara kualitas tak berbeda jauh dengan pemain lokal, tercatat ada beberapa klub yang berani mendatangkan pemain Asia Tenggara. Bahkan, para pemain tersebut mendapatkan gaji yang tinggi di Indonesia.

Mayoritas klub-klub Indonesia mendatangkan pemain Asia Tenggara yang tampil menonjol di timnas masing-masing. Hal itulah yang membuat mereka berani menggelontorkan dana besar.

Persib Bandung menjadi klub yang paling doyan mendatangkan pemain Asia Tenggara. Rentang 2005-2009 ada lima pemain asal Thailand yang pernah berbaju Persib.

Meski demikian, klub yang paling sukses mendatangkan pemain Asia Tenggara adalah Arema Indonesia. Arema pernah merekrut dua pemain Singapura yakni Muhammad Ridhuan dan Noh Alam Shah yang berhasil memberikan gelar Liga Super 2009-2010.

Bola.com mencoba merangkum pemain-pemain Asia Tenggara yang memiliki karier gemilang di Indonesia. Berikut ini lima pemain Asia Tenggara berkualitas yang pernah mencicipi kompetisi di Indonesia.

Fandi Ahmad

Penampilan cemerlang Fandi Ahmad bersama Singapore FA membuat Niac Mitra kepincut. Klub yang berlaga di Galatama itu kemudian memboyong Fandi Ahmad pada 1982.

Kabarnya ketika itu Niac Mitra membayar Fandi Ahmad dengan upah 75 ribu dolar AS per tahun. Gelontoran dana yang tak sedikit itu berhasil dibayar Fandi Ahmad dengan penampilan gemilang.

Pada musim itu, Fandi Ahmad sukses mencetak 13 gol sekaligus membawa Niac Mitra sebagai juara Galatama. Namun, karier Fandi Ahmad di Indonesia hanya berlangsung sebentar.

Pada 1983, PSSI melarang penggunaan pemain asing untuk kompetisi Galatama. Fandi Ahmad kemudian hijrah ke klub Belanda, Groningen.

Fandi Ahmad sempat kembali ke Indonesia pada 2006. Namun, kali ini Fandi datang untuk peran sebagai pelatih Pelita Jaya sampai 2010. Kini, Fandi bertugas menukangi Timnas Singapura U-22.

Sinthaweechai Hathairattanakool

Sinthaweechai Hathairattanakool pernah dua periode bermain di Indonesia bersama Persib Bandung. Mantan kiper Timnas Thailand itu merapat ke Persib pada 2006 dari klub Thailand Osotspa. Kiper berpostur 180 itu tampil gemilang di bawah mistar gawang Maung Bandung.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selain karena penampilannya, tampang pemain yang akrab disapa Kosin itu cukup tampan. Kosin dengan cepat menjadi idola Bobotoh. Bersama Persib, Kosin mencatatkan 33 pertandingan. Pada 2007, Kosin kemudian kembali ke negaranya dengan bergabung bersama Chonburi. Kosin sempat kembali bermain untuk Persib dengan status pinjaman pada 2009 dan tampil sebanyak 11 kali. Pada laga terakhir bersama Persib, Kosin berhasil tampil gemilang sehingga timnya menang 2-0 atas Persisam Samarinda. Setelah laga tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, saat itu seakan melepas kiper asal Thailand tersebut dengan penuh kenangan. "Malam ini sangat luar biasa. Saya akan selalu ingat momen ini. Saya akan ingat selalu," ucap Kosin.

Halaman
Show All
Zulfirdaus Harahap, Thomas, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan