Kisah Casey Stoner di MotoGP, Juara Dunia Bersama Ducati dan Honda

Casey Stoner dua kali menjadi juara dunia MotoGP dengan tim berbeda, Ducati dan Honda.

Diterbitkan 13 April 2020, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam dua musim berturut-turut, yaitu 2009 dan 2010, Casey Stoner pun harus puas hanya berada di peringkat keempat pada akhir musim, berada di belakang ketiga pembalap saingannya itu.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Kembali ke Honda

Casey Stoner kemudian meninggalkan Ducati dan kembali ke pelukan Honda, tim yang pertama bekerja sama dengannya di level MotoGP. Saat itu usianya sudah 25 tahun, dan dipercaya masih mampu bersaing di level atas dengan pembalap seperti Lorenzo, Rossi, dan Pedrosa.

Keputusannya bergabung bersama Honda pun bisa dikatakan sangat tepat. Musim pertamanya kembali ke tim pabrikan Jepang itu, Stoner langsung melesat kembali ke performa terbaiknya.

Ia langsung memperlihatkan performa luar biasa dengan menjuarai seri perdana di Qatar. Meski kehilangan poin di seri kedua yang digelar di Portugal, Stoner bangkit dan menyelesaikan musim dengan luar biasa.

Tak sekalipun Stoner keluar dari podium sepanjang musim selain kegagalan di Portugal dan batalnya balapan di Malaysia. Stoner naik podium sebanyak 16 kali, di mana 10 di antaranya menjadi pemenang lomba. Pembalap asal Australia itu seakan membuktikan kualitasnya yang luar biasa setelah berganti tim.

Namun, Stoner hanya dua musim bersama Honda. Setelah menjadi juara dunia MotoGP 2011, Stoner pensiun pada akhir musim 2012. Meski gagal menjadi juara dunia pada musim terakhirnya, Stoner mampu tetap bersaing di level atas.

Stoner menyelesaikan kariernya dengan berada di peringkat ketiga pada MotoGP 2012, di belakang Jorge Lorenzo yang menjadi juara dan rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, yang menjadi runner-up.

"Kami memiliki memori bersama Stoner dan Honda. Mulai sejak ia tiba di Repsol Honda pada 2011, kami memiliki hubungan yang sangat dekat dan selalu senang berbicara soal balapan dan hal-hal teknis. Tentu saja kemenangan pada 2011 akan menjadi kenangan spesial bagi kami," ucap Wakil Presiden Honda Racing Coorporation, Shuhei Nakamoto kepada Casey Stoner seperti dimuat dalam situs resmi MotoGP, Selasa (24/11/2015).

"Bahkan setelah ia sudah tidak membalap lagi, saya masih sering menghabiskan waktu bersamanya. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah ia berikan. Kami harapkan yang terbaik baginya dan keluarganya," katanya mengakhiri pembicaraan.

 

Disadur dari Bola.com (Penulis / Editor Benediktus Gerendo Pradigdo, Published 13/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan